Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Memb...

Senin, 18 Januari 2016

Durian Cilongok Butuh Pengembangan

Sejak dua bulan terakhir, pedagang durian di tepi jalur Ajibarang-Purwokerto tepatnya di Desa Pageraji, Kecamatan Cilongok terlihat merebak . Para pengguna jalan banyak yang mampir di lapak durian berupa gubuk sederhana di tepi jalan tersebut. Pedagang durian asal Pageraji, Latif (40), menuturkan pasaran durian memang sedang ramai saat ini. Sedikitnya ada sembilan pedagang durian dadakan yang berjualan di tepi jalan Cilongok. Mereka menawarkan ratusan durian dengan harga bervariasi. “Banyak variasinya mulai dari durian lokal biasa, mentega, hingga montong. Kebetulan sebagian besar durian yang dijual merupakan produk lokal,” paparnya. Melihat potensi pasar yang makin ramai, Latif berharap, agar ke depan potensi durian di Kecamatan Cilongok bisa makin dikembangkan. Terbukti, meski belum sebanyak di wilayah Kecamatan Banyumas, ataupun Kemranjen, durian Cilongok diminati oleh warga, terutama pengendara yang melintas di jalur Purwokerto tersebut. Lebih Bervariasi “Kami berharap ke depan makin banyak yang menanam durian dengan jenis yang lebih bervariasi dan berkualitas, sehingga pasar akan semakin berminat untuk mampir di Cilongok. Kami yakin ke depan pasar durian ini akan semakin besar dan bisa menghidupi pedagang kecil seperti kami,” paparnya.
Pedagang lain, Amin, mengatakan keberadaan produk pertanian lokal terutama buah memang menjadi peluang ekonomi baru bagi warga. Di saat musim durian seperti saat ini banyak warga yang beralih menjadi penjual durian. Sebelum musim durian, warga juga kerap menjajakan petai di tepi jalan tersebut. “Ada yang menjajakan cuma sehari, namun ada juga yang sampai malam sekitar pukul 22.00. Bisa dibilang meski hanya musiman, namun di sini cukup ramai,” imbuhnya.

16 Januari 2016 , Suara Banyumas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar