Langsung ke konten utama

Taman Edukasi Lalu Lintas Bulupitu Purwokerto Tahap Ketiga

Belum Rampung, Sudah Operasional

FOTO ATaman Edukasi Lalu Lintas
PURWOKERTO – Pembangunan tahap kedua Taman Edukasi Lalu Lintas di Terminal Bulupitu Purwokerto terus dilakukan. Sampai saat ini, persentase fisik taman sudah mencapai 75 persen dari total bangunan. Namun operasionalnya sudah berjalan, meski dengan sarana yang terbatas.
Kabid LLAJ Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dinhubkominfo) Kabupaten Banyumas Agus Sriyono mengatakan, operasional taman lalu lintas masih sebatas memperkenalkan tata cara keselamatan lalu lintas, terutama untuk TK maupun PAUD.
“Kita sediakan bus gratis untuk antar jemput ke terminal. Sekarang, satu hari bisa sampai 2-3 TK/PAUD yang datang,” katanya.
Dikatakan, sampai saat ini sudah ada bantuan berupa sarana mobil untuk pembelajaran lalu lintas. Namun belum dioperasikan secara maksimal, karena masih menunggu fisik taman selesai 100 persen.
Kepala Dinhubkominfo Kabupaten Banyumas, Santosa Eddy Prabowo mengatakan hingga saat ini tetap fokus pada pembangunan fisik Taman Lalu Lintas. Berdasarkan anggaran yang ada, tahun ini ditarget untuk penyelesaian fisik taman.
“Fisik tahap kedua akan kita selesaikan tahun ini. Sedangkan untuk sarana dan prasarananya nanti kita dapat bantuan dari pusat,” katanya.
Seperti ketahui, tahun 2015 ini pembangunan Taman Edukasi Lalu Lintas Bulupitu tahap II dianggarkan sekitar Rp 500 juta, yang bersumber dari APBD Kabupaten Banyumas Tahun Anggaran 2015.
Pembangunan taman lalu lintas tahap kedua, lebih difokuskan pada penyelesaian fisik taman yang sudah dilakukan pada tahap pertama tahun 2014 lalu. Untuk fisik taman tahap kedua akan dilengkapi dengan pembangunan jalan lingkar taman, bangku taman, hingga joglo (gazebo).
Edy menjelaskan, untuk fasilitas pendukung seperti videotron dan alat peraga lalu lintas lainnya nantinya akan dibantu oleh pemerintah pusat. Saat ini masih menunggu realisasi dari pemerintah pusat, sehingga harapannya tahun ini dapat terpasang dan tahun 2016 nanti, taman lalu lintas dapat dioperasikan.
“Alat peraga yang akan dibantu oleh pusat antara lain, sarana rambu, mobil, sepeda, jembatan penyeberangan, kereta mini, hingga miniatur jalan lainnya untuk kepentingan edukasi lalu lintas,” jelasnya.
Ditambahkan, untuk rencana operasional taman edukasi lalu lintas ini tidak akan tanggung-tanggung. Sehingga ke depan, taman bisa menjadi wahana edukasi bukan hanya untuk warga Purwokerto dan Banyumas, tetapi juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dari daerah lain.


Tahap Ketiga Dikerjakan Dua Dinas

JADI RTH  Pembangunan Taman Edukasi Lalu Lintas tinggal tahap finishing. DIMAS PRABOWORADARMASTaman Edukasi Lalu Lintas
PURWOKERTO – Pembangunan tahap kedua Taman Edukasi Lalu Lintas di Terminal Bulupitu Purwokerto sudah selesai. Rencananya, pembangunan akan segera dilanjutkan tahap ketiga atau  finishing.
Pada pembangunan tahap ketiga akan dikerjakan oleh Dinas Cipta Karya Kebersihan dan Tata Ruang (DCKKTR) Kabupaten Banyumas dan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Banyumas. “Tahap ketiga untuk pembuatan panggung, pohon ayoman atau peneduh dan pengecatan,” kata Kepala DCKKTR Kabupaten Banyumas, Andrie Subandrio.
Dia mengatakan, proses pembangunan dianggarkan sebesar Rp 300 juta yang bersumber dari APBD Kabupaten Banyumas Tahun Anggaran 2016. Namun Andrie belum bisa memastikan kapan pembangunan dikerjakan. Pasalnya masih menunggu Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) turun.
“DPA nya saja belum turun, jadi belum tahu kapan mau dikerjakan. Tentunya dalam pengerjaan melalui perencanaan terlebih dahulu,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Dishubkominfo Kabupaten Banyumas Santosa Eddy Prabowo menurutkan, selain Cipta Karya, pihaknya juga akan membantu menyelesaikan pembangunan tahap ketiga.
“Kita juga bantu. Di lantai dua nanti akan diisi beberapa fasilitas untuk anak-anak dan hotspot area yang rencananya akan diberikan pusat,” katanya.
Dia berharap pembangunan tahap ketiga bisa segera dikerjakan. Sehingga taman yang menjadi salah satu Ruang Terbuka Hijau (RTH) bisa segera dimanfaatkan.


Fasilitas Taman Dilengkapi Panggung Terbuka



Pembangunan Taman Edukasi Keselamatan Jalan, atau sering disebut taman lalu lintas, yang berada di Kompleks Terminal Bulupitu Purwokerto akan kembali dilanjutkan tahun ini. Kelanjutan tersebut antara lain berupa pembangunan fasilitas panggung terbuka.
”Yang kurang panggung terbuka, fungsi panggung tersebut bisa untuk memutar film atau pentas musik, sebab pada bagian latar belakang panggung dilengkapi videotron, itu bantuan dari pusat,” tutur Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dinhubkominfo) Banyumas Santosa Edy Prabowo, kemarin.
Ia mengatakan, keberadaan panggung tersebut yakni untuk memutar film edukasi mengenai keselamatan jalan, serta mewadahi anak muda yang gemar bermain musik. Menurutnya, anak muda yang memang menggemari musik dipersilahkan menggunakan fasilitas yang ada untuk mengasah kemampuannya.
”Panggung itu untuk mengarahkan agar anak muda lebih mendalami hobi yang positif, dalam hal ini bermusik, daripada mereka kebut-kebutan di jalanan, yang tentu berbahaya,” ujarnya. Dikatakan, mengenai kelengkapan fasilitas Taman Edukasi Keselamatan Jalan, tahun ini bantuan berupa alat peraga mobilmobilan, miniatur taman juga dikabarkan segera turun.
Bila fasilitas tersebut sudah turun, menurutnya dalam waktu dekat pihaknya juga akan menggelar pelatihan bagi para guru PAUD, maupun guru TK, terkait penggunaan berbagai fasilitas di taman tersebut.
Teater Mini
”Kami nanti berharap para guru PAUD, maupun TK yang akan membeir penjelasan kepada masing- masing siswanya, sebab tenaga kami sangat terbatas,” kata dia.
Kepala Bidang LLAJ Dinhubkominfo Banyumas Agus Sriyono mengatakan, di samping bangunan luar ruangan, kelanjutan pembangunan taman tersebut juga dilakukan di bagian dalam ruangan. ”Untuk bagian dalam ruangan, akan menggunakan lantai dua Terminal Bulupitu Purwokerto,” ucapnya.
Ia menjelaskan, bagian dalam ruangan, di lantai dua Terminal Bulupitu, di antaranya akan dibangun fasilitas untuk teater mini. Teater tersebut nantinya juga akan digunakan untuk memutar berbagai tayangan edukasi seputar keselamatan jalan.
”Diharapkan sarana ini juga bisa menjadi hiburan yang mendidik, dan tetap terjangkau berbagai kalangan, sebab unuk masuk hanya dikenakan biaya parkir saja,” kata dia. Bebebrapa bagian taman juga sudah selesai dibangun tahun lalu diantaranya jalur kendaraan, halte, maupun joglo.

1 Februari 2016 , Suara Banyumas

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…