Langsung ke konten utama

Warga Gunung Tugel Butuh Pelatihan Keterampilan

Quote suaramerdeka.com :
Warga yang tinggal di sekitar kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Gunung Tugel RT 4 RW 6 Desa Kedungrandu, Kecamatan Patikraja yang tadinya menjadi pemulung sampah, saat ini membutuhkan bekal keterampilan untuk meningkatkan perekonomian mereka. Ini menyusul ditutupnya TPA Gunung Tugel oleh Pemkab Banyumas pada Maret lalu.
Adapun sebagai penggantinya Pemkab membangun TPA Kaliori yang lokasinya agak jauh dari Gunung Tugel. Salah satu warga Kampung Gunung Tugel, Indri mengungkapkan, sebagian besar warga di kampung ini berprofesi sebagai pemulung. Bahkan sebagian dari mereka mengandalkan profesi ini untuk mencukupi kebutuhan keluarga, sehingga ketika TPA ditutup, mereka tidak bisa beraktivitas lagi.
”Banyak warga sini yang tadinya bekerja sebagai pemulung, kini menganggur. Lihat saja sekarang banyak ibu-ibu yang tadinya setiap hari pergi ke TPA untuk memungut sampah yang bisa dijual, tetapi setelah TPA ditutup, mereka lebih banyak berada di rumah,” terangnya.
Kebutuhan Keluarga
Dia menilai, penghasilan menjadi pemulung cukup membantu kebutuhan keluarga. Bagi ibu-ibu yang berprofesi sebagai pemulung, dalam sepekan mereka bisa mendapatkan penghasilan sekitar Rp 100 ribu, sehingga cukup membantu keluarga. Oleh karena itu, agar warga yang tadinya bekerja sebagai pemulung dapat kembali memiliki penghasilan, mereka perlu beralih pekerjaan.
Namun persoalannya, tidak sedikit di antara mereka yang tidak memiliki bekal keterampilan. ”Sebaiknya mereka mendapatkan bekal keterampilan agar bisa berwirausaha sendiri. Maka dari itu, pemerintah daerah sebaiknya bisa memberikan pelatihan bagi mereka,” tambah guru PAUD ini.
Kepala Desa Kedungrandu, Ali Masyhadi, mendukung pemberian pelatihan keterampilan bagi warga Kampung Gunung Tugel yang tadinya berprofesi sebagai pemulung. Dengan begitu, mereka dapat beralih ke pekerjaan yang lebih baik. Kendati demikian, menurutnya, sebagian dari mereka masih ada yang menjadi pemulung. Mereka memulung sampah di TPA Kaliori yang sudah beroperasi sebagai pengganti dari TPA Gunung Tugel.
”Biasanya mereka berangkat secara berombongan dengan naik mobil bak terbuka. Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, kami juga telah koordinasi dengan Pemerintah Desa Kaliori agar mereka diizinkan untuk melakukan aktivitas di TPA Kaliori,” tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…