Entri yang Diunggulkan

Penataan Kota Kecamatan Wangon & Kemungkinan Perluasan Urban

Wangon adalah sebuah kota kecamatan yang lokasinya cukup strategis karena menjadi persilangan jalur utama lalu lintas di jalur selatan...

Selasa, 27 September 2016

Wisata Budaya dan Alam di Cilongok dan Pekuncen

Kalo terjadi pemekaran, Banyumas siap bersaing dengan kota Purwokerto, kita lihat potensi yang terus digarap dalam 3-5 tahun ke depan

Warga Siap Sambut Investasi Wisata

Quote suaramerdeka.com :
Pemerintah Desa Karangtengah Kecamatan Cilongok dan Desa Tumiyang Kecamatan Pekuncen siap menyambut berkembangnya investasi pariwisata berbasis alam, edukasi, dan budaya yang menguntungkan masyarakat setempat.

Selain itu, pemerintah desa juga berharap agar keberadaan wisata tidak merugikan lingkungan dua desa setempat. Seperti diketahui saat ini di lokasi dua desa setempat, sedang dibangun tempat wisata budaya dan alam Karang Penginyongan.

Obyek wisata yang belum dibuka secara resmi tersebut, kini masih terus dibangun dan mulai melibatkan masyarakat setempat sebagai pekerja di lokasi tersebut. Kepala Desa Tumiyang, Kecamatan Pekuncen, Sugeng juga mengapresiasi adanya rintisan pengembangan wisata alam dan budaya di wilayah dua desa setempat.

Ia berharap agar keberadaan wisata alam berbasis budaya ini juga semakin mendorong warga setempat untuk terus menjaga kelestarian alam dan budaya luhur warga setempat. Selain itu pula ia juga berharap keberadaan wisata ini juga memberikan kontribusi positif terhadap kemajuan masyarakat desa.

“Kami juga berharap dengan adanya wisata ini maka banyak warga terinspirasi dan semakin terbuka melihat peluang ekonomi yang ada di sekitarnya. Kami juga terbuka untuk bekerjasama dengan pihak pengelola wisata yang akan melibatkan masyarakat dan lingkungan sekitar untuk saling bekerjasama saling menguntungkan,” katanya.

Beri Kontribusi

Kepala Desa Karangtengah, Rusdi Mulyanto mengapresiasi keberadaan investasi wisata yang mulai memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat setempat baik langsung maupun tidak langsung. Manfaat investasi wisata tersebut diharapkan dapat terus dapat dirasaka masyarakat sejak dibangun hingga nanti dibuka untuk umum secara resmi. “Kami berharap keberadaan wisata yang berlokasi di wilayah kami ini bisa berkontribusi untuk kemajuan dan kesejahteraan warga di wilayah ini.

Dengan seperti itu maka diharapkan rasa ikut saling memiliki, peduli dan bertanggung jawab terhadap keberlangsungan wisata dan alam ini akan semakin erat,” ujarnya. Dijelaskan Rusdi, sebagaimana di awal sosialisasi hingga pembangunan wisata alam yang berlokasi di dua desa setempat, ia juga telah memberikan pandangan dan persyaratan bahwa wisata yang akan dibangun adalah wisata yang baik dan jauh dari maksiat.

Hal ini penting karena keberadaan wisata ini pastilah akan berdampak pada perubahan pola pikir dan perilaku masyarakat sekitarnya khususnya generasi muda. Untuk itulah ia berharap nantinya kepada pengelola untuk bisa semakin baik dalam mengelola wisata berbasis alam dan budaya ini.

“Apalagi wisata ini punya basis budaya warga Panginyongan yang mengedepankan kebaikan secara blakasuta, apa adanya. Jadi kami berharap keterbukaan dan kebaikan selalu diupayakan dalam pengembangan wisata ini nantinya,” tuturnya.

Pengelola Karang Panginyongan, Titut Edi Purwanto mengapresiasi sambutan baik dari masyarakat dan berbagai pihak yang terus mendukung terbangunnya kawasan wisata baru di wilayah perbatasan Cilongok- Pekuncen tersebut. Diharapkan pengelola bersama warga bisa saling bekerja sama untuk memajukan lingkungan wisata dan juga warga setempat. Harapannya dengan berbagai kegiatan yang ada di dalam wisata, warga bisa mendukung dan berpartisipasi.

“Seperti diketahui konsep wisata yang diusung di sini adalah wisata budaya, pertanian dan alami. Kami berharap dengan berkunjung ke sini, warga bisa belajar tentang kehidupan agraris di masa lampau dengan melihat berbagai tanaman yang ada hingga rumah-rumah adat Banyumas yang sengaja didirikan lagi di sini,” katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar