Langsung ke konten utama

Kongres Bahasa Penginyongan I Bakal Dihadiri 100 Tokoh

Quote suaramerdeka.com :
Kongres Bahasa Panginyongan I bakal dihadiri sedikitnya 100 tokoh budayawan, seniman dan pemerhati bahasa. Pertemuan itu, dipusatkan di Kampung Agro Karang Penginyongan, 25-27 Oktober mendatang.
Seniman Padhepokan Cowongsewu, Titut Edi Purwanto mengatakan, daya tampung Kampung Agro Karang Penginyongan sementara ini hanya berjumlah 100 orang. Meski demikian, dia mengaku tidak ingin membatasi jumlah peserta yang hadir. “Antusiasme tokoh dan masyarakat dari berbagai daerah terhadap kongres ini membludak.
Tapi kami sebagai panitia memohon maaf karena daya tampung Kampung Agro yang dikelola bersama masyarakat Desa Karangtengah ini masih terbatas,” kata konsultan seni budaya Kampung Agro Karang Penginyongan ini, dalam rapat koordinasi Kongres Bahasa Panginyongan di Rumah Makan Umaeh Inyong, kemarin.
Dia mengatakan, kongres ini bakal diikuti pemerhati bahasa dan budaya, seniman serta pelaku seni dari wilayah Banyumas, Purbalingga, Cilacap, Banjarnegara, Tegal, Brebes, Pemalang, Wonosobo hingga Kebumen. Pada kegiatan konggres nanti kesenian dan kebudayaan budaya Banyumasan ditampikan baik pada ruang pameran maupun pertunjukan seni selama kegiatan berlangsung.
Sibuk
Budayawan Banyumas, Ahmad Tohari mengemukakan, pihaknya berencana mengundang tiga tokoh untuk menjadi pembicara yakni, Prof Sugeng Priyadi MHum, guru besar Sejarah Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Surasono mantan redaktur majalah dan Ki Enthus Susmono, Bupati Tegal.
Ketiganya dipilih untuk memberi sumbangsih pada pengembangan corak bahasa yang digunakan masyarakat Banyumas, Banjarnegara, Purbalingga, Kebumen, Cilacap, sebagian Brebes dan sebagian Wonosobo.
“Semoga nanti mereka tidak terlalu sibuk. Saya segera konfirmasi kehadirannya,” kata dia. Keputusan diselenggarakannya Kongres I Basa Pengiyongan di Banyumas, menurut novelis ini, merupakan marwah bahasa panginyongan berpusat di Kabupaten Banyumas.
Peserta kongres juga akan merumuskan rekomendasi tentang pelestarian dan pengembangan bahasa Panginyongan. Sementara itu, pemilik Kampung Agro Karang Penginyongan, Liem Kuswintoro mengaku siap memfasilitasi kegiatan peserta kongres.
Dia berharap, pertemuan tersebut dapat menghasilkan keputusan yang bermanfaat untuk perkembangan Bahasa Pangiyongan. “Kami selalu mendukung upaya pembentukan karakter dan pelestarian bahasa daerah. Karena hal ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia,” katanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…