Langsung ke konten utama

Warga Diminta Jaga Hulu Sungai Antisipasi Banjir Bandang

Quote suaramerdeka.com :
Warga di wilayah Desa Cidora dan Desa Besuki, Kecamatan Lumbir yang rawan terdampak bencana banjir bandang diminta turut menjaga kawasan hulu sungai di sekitarnya.
Pasalnya, banjir bandang yang terjadi pekan ini tak lepas dari dampak alih fungsi lahan hutan. Perangkat Desa Cidora, Miskam menyatakan, banyak hutan rakyat yang berada di kawasan hulu sungai banyak berubah menjadi lahan dan areal persawahan.
Selain itu kawasan Perhutani di wilayah Desa Cidora terbilang merupakan kawasan hutan pinus yang berumur muda daya tangkap airnya rendah. Akibatnya dengan kondisi sungai yang dangkal, ketika hujan deras terjadi maka banjir bandang berpotensi terjadi.
“Karena itu, kami dorong agar warga semakin waspada dan memperhatikan kondisi lingkungan. Kami juga mendorong warga juga menanam tanaman kayu di lahan kritis,” jelasnya, kemarin. Hingga kemarin, dari data yang diperoleh Kecamatan Lumbir, jumlah rumah warga Desa Cidora yang terendam banjir bandang Sungai Begadung terdata menjadi 17 rumah.
Padahal usai kejadian air Sungai Begadung meluap jumlahnya baru terdata delapan rumah. “Jadi, total rumah yang terendam di Desa Besuki dan Cidora adalah 32 rumah warga di bantaran Sungai Lopasir dan Sungai Begadung. Sekarang ini pembersihan material banjir bandang sudah hampir selesai dilaksanakan warga,” kata Camat Lumbir, Budi Nugroho.
Waspada
Budi juga terus mendorong masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana tanah longsor dan banjir bandang di wilayah Lumbir dapat semakin waspada. Apalagi hingga akhir September ini hujan deras yang memicu banjir bandang dan juga longsor di wilayah Karanggayam juga terjadi.
“Koordinasi antar-RT, RW, perangkat desa, dan jajaran Muspika Lumbir dapat terus ditingkatkan sehingga jika bencana terjadi maka dapat ditangani dengan cepat dan tepat,” jelasnya. Sementara itu, usai diguyur hujan deras Rabu (28/9) lalu, tanah longsor terjadi sepanjang 10 meter dan tinggi 4 meter di Desa Tamansari Kecamatan Karanglewas.
Tak ada korban jiwa, namun tanah longsor mengancam rumah Sanreja Taswan. Kondisi pondasi rumah warga tersebut kini dalam kondisi menggantung.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…