Langsung ke konten utama

Pengembangan Pasar Ajibarang Jadi Solusi Penataan Pedagang

suaramerdeka.com
 Pengembangan Pasar Induk Ajibarang diharapkan dapat menjembatani aspirasi dan menjadi solusi terkait pro dan kontra pedagang terhadap rencana penertiban dan penataan pedagang di lokasi Pasar Induk Ajibarang yang saat ini masih terjadi.
Anggota DPRD Banyumas dari Fraksi PDI Perjuangan, Samsudin mengharapkan, PT Linggajati sebagai pengembang pasar dapat secepatnya membangun pasar baru sesuai dengan perjanjian dengan Pemkab Banyumas. Selain itu, komitmen Pemkab Banyumas tidak melaksanakan penggusuran pedagang sebelum pengembangan pasar baru dilaksanakan. “Pemkab dan pengembang pasar diharapkan dapat melaksanakan komitmen dan isi dari perjanjian yang telah disepakati.
Sementara itu, kami mengimbau kepada para pedagang supaya bersabar sampai pasar baru jadi dan mulai sekarang berjualan di tempat yang biasa dengan tenang,” jelasnya. Seperti diketahui sebelumnya, rencana pengelola Pasar Induk Ajibarang untuk penertiban dan penataan pedagang yang tidak sesuai prosedur peraturan perundangan yang berlaku selalu menimbulkan pro-kontra dari pedagang pasar.
Tak hanya rencana penertiban pedagang di jalur hijau timur pasar, rencana penertiban 19 pedagang yang berjualan di empat lorong pintu masuk Pasar Induk Ajibarang juga yang rencananya akan dilaksanakan pada waktu dekat ini juga mendapatkan reaksi penolakan dari pedagang.
Langgar Perda
Kepala Pasar Induk Ajibarang, Lilik Gunawan mengatakan, pedagang yang ditertibkan itu antara lain pedagang yang tidak mempunyai Surat Penempatan Pedagang (SPP) dan melanggar Perda Banyumas nomor 4 tahun 2010 tentang Pengelolaan Pasar. Penertiban 19 pedagang yang berada di empat pintu masuk sebelah selatan pasar merupakan pelaksanaan tahap pertama penataan pedagang.
Pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada pedagang karena selama ini berjualan di pintu masuk yang merupakan bukan tempat semestinya untuk berjualan. Dalam proses penataan pedagang di Pasar Induk Ajibarang, pengelola pasar berencana akan melaksanakan secara bertahap sehingga dapat dilaksanakan secara menyeluruh.
Sementara itu, dalam pertemuan dengan pengelola pasar, Jajaran Muspika Ajibarang dan pedagang di Kantor Pasar InduK Ajibarang, Senin (5/9) pekan lalu, perwakilan pedagang lorong pintu, Muhajir mempertanyakan komitmen Pemkab Banyumas untuk tigak ada penggusuran sebelum proses pengembangan pasar dilaksanakan.
“Karena itu, kami berharap Pemkab bisa tegas dengan komitmen untuk tidak ada penggusuran dan pembangunan dari pengembang bisa dipercepat supaya tempat untuk relokasi berjualan sesuai dengan komitmen. Jika ada penertiban maka penertiban tidak hanya di empat pintu, tetap menyeluruh ke pedagang yang berada di 14 pintu pasar,” tegasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…