Langsung ke konten utama

Karanglewas Inventarisasi Produk Unggulan Desa

suaramerdeka.com
Pemerintah Kecamatan Karanglewas saat ini terus menginventarisasi potensi dan produk unggulan yang sudah mulai dan lama diproduksi oleh masyarakat desa di Karanglewas.
Pascainventarisasi produk unggulan ini, promosi produk juga akan semakin gencar dilaksanakan di berbagai even dan media. Camat Karanglewas, Mahmudi mengatakan, macam produk unggulan desa di Karanglewas terbagi dari tiga kategori yaitu produk holtikultura, peternakan dan perikanan serta produk mineral logam.
Pengembangan dan pemasaran berbagai produk unggulan desa ini kini telah merambah ke pasar nasional. Sebagian besar produk unggulan ini telah menjadi bagian dari akses perekonomian warga Karanglewas. “Untuk pertanian hortikultura adalah buah duku yang tersebar di 13 desa.
Namun karena kurangnya promosi dan pengenalan, komoditas duku Karanglewas ini kurang begitu dikenal,” katanya. Sementara itu, untuk produk makanan lain Karanglewas juga menyumbang produk gula aren, gula semut, makanan olahan ikan, telur, pepaya, sirup jahe, lele dumbo dan sidat. Makanya di tengah gencarnya tuntutan ekonomi yang semakin meningkat, maka pengangkatan potensi ekonomi produk lokal harus dilaksanakan.
“Apalagi saat ini masyarakat Indonesia juga menghadapi Masyarakat Ekonomi Asia di mana berbagai produk luar negeri termasuk buah-buahan akan bisa dengan bebas masuk ke Indonesia. Makanya kami berharap potensi yang ada di Karanglewas ini dapat benar-benar dipromosikan dan bisa dipasarkan secara luas,” katanya.
Suvenir
Selain makanan dan hortikultura, di Karanglewas juga terkenal dengan produk suvenir dan produksi mineral logam. Produksi suvenir dan logam ini antara lain terdapat di Desa Pasir Lor, Kediri dan Pasir Wetan telah dihasilkan berbagai produk berbahan besi, tembaga, emas, seng dan perak. Kualitas dari produk kerajinan mineral logam ini bahkan telah dikenal sejak dulu hingga sekarang.
Tak heran jika sejak dulu wilayah Pasir terkenal sebagai ‘’Jepangnya’’Banyumas. “Kami telah dua kali menyelenggarakan ekspo produk unggulan ini untuk menjadi bagian kampanye dan strategi pemasaran produk. Kami berharap ke depan dengan kualitas dan kuantitas yang cukup bagus dapat semakin laris di pasaran,” jelasnya.
Warga Karanggude, Karanglewas, Triyanto mengapresiasi langkah yang dilaksanakan oleh pemerintah kecamatan Karanglewas dalam mendorong pemasaran produk unggulan desa. Ia juga berharap agar pelatihan keterampilan kepada warga dan pengangguran di Karanglewas sehingga tercipta peluang penghasilan baru bagi warga.
“Kami juga berharap agar program pengentasan kemiskinan sebagaimana telah dilakukan kepada 63 warga dengan dana APBD Rp 50 juta tahun 2015 dapat dilaksanakan kembali pada tahun ini. Sehingga peluang ekonomi ataupun usaha mandiri warga bisa tumbuh,” katanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…