Langsung ke konten utama

Tol Dorong Kemajuan Banyumas




BANYUMAS – Infrastruktur transportasi berupa jalan tol potensial untuk mendorong kemajuan ekonomi dan sosial budaya di Banyumas. Apalagi dengan perkembangan Banyumas pesat di masa mendatang, permasalahan transportasi dan tata ruang merupakan masalah yang tak bisa terelakan.

Hal itu disampaikan oleh Bendahara Pengurus Pusat Ikatan Sarjana NU (ISNU), Ifan Haryanto, dalam diskusi Komunitas NU Banyumas, di Purwokerto, Kamis (1/9) pekan lalu. Ifan melihat Banyumas punya segudang potensi ekonomi yang bisa dikembangkan mulai dari perdagangan, pariwisata hingga jasa.

“Dari tiga potensi utama, ada banyak varian turunan ekonomis-bisnis yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Aksesabilitas, infrastruktur disebut jadi salah satu penyebab kendala, makanya perlu ditangani sejak sekarang,” katanya.

Dia mendorong gerakan masyarakat sipil termasuk komunitas Nahdlatul Ulama di Banyumas untuk memajukan infrastruktur, tata ruang dan kota. Kebijakan tata kota wilayah yang bersifat dinamis, progresif dan menyeluruh dibutuhkan untuk mendukung terangkatnya berbagai potensi ekonomi di Banyumas.

Akses Infrastruktur

“Selama akses infrastruktur belum mendukung, saya pikir selamanya Banyumas akan begini saja. Misalnya, kita butuh akses tol. Kenapa (tol) setelah sampai Brebes terus ke Pemalang-Pekalongan (Trans Jawa), bukan Banyumas?” tandas Ifan yang sekarang juga menjabat sebagai Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Bogor.

Pakar planologi dan tata ruang yang telah mengerjakan land mark, ikon kota, hingga detail enginering design (DED) tata kota di Indonesia ini mengatakan untuk eksplorasi wilayah Banyumas, sangat diperlukan rekayasa wilayah atau konsep tata ruang kota yang visioner. Banyumas yang empumyai kawasan seperti Baturaden, bisa dikembangkan sebagai sentra ekonomi wisata seperti wilayah Kawasan Batu, Malang, Jawa Timur.

“Misalnya, kalau Purwokerto sudah krodit pindahkan saja perkantoran (termasuk bupati) ke Kalibagor atau Gunung Tugel. Kita konsep yang bagus, visioner dan kajian yang mendalam. Soal anggaran, pasti ada jangan bingung,” kata alumnus SMAN 2 Purwokerto tersebut.

Menanggapi pemaparan dari Ifan, Sekretaris MUI Banyumas, Ridwan membenarkan sebagai entitas besar di Banyumas, NU mempunyai peranan yang cukup besar. Dengan keberadaan kader NU yang berada ‘di mana-mana’ baik di lingkungan birokrasi, akademisi, pengusaha dan sebagainya NU punya kontribusi besar untuk mendorong ke arah perubahan Banyumas yang lebih baik. Dia memaparkan, potensi besar warga NU Banyumas di bidang ekonomi.

Melalui lembaga amil zakat infak dan sedekah ini melakukan sejumlah terobosan antara lain melalui program unggulan NU Smart, NU Preneur, dan NU Care. “NU itu besar. Kalau bersatu dan besar, pasti menjadi berkah bagi banyak orang.

Melalui Komunitas NU Banyumas yang dimulai dari jejaring media sosial ini diharapkan menjadi awal langkah yang lebih konkret dan nyata. Apalagi anggota dari komunitas yang ada ini juga berasal berasal dari beragam latar belakang keilmuan dan profesi, struktural dan kultural menjadi satu,” jelasnya.
http://berita.suaramerdeka.com/smcet...juan-banyumas/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…