Langsung ke konten utama

RTH akan Diatur Perda Khusus

Radar Banyumas
DPRD Kabupaten Banyumas mengajukan empat rancangan peraturan daerah (Raperda). Keempat raperda tersebut akan dibahas dalam masa sidang ketiga ini. Sekretaris DPRD Banyumas, Srie Yono menjelaskan dewan sudah mengajukan pembahasan raperda tersebut kepada eksekutif. Empat raperda yang diajukan yaitu Raperda Tentang Pelayanan Publik, Raperda Tentang Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH), Raperda Tentang Kawasan Tanpa Rokok, serta Raperda Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif. “Sudah diajukan, lalu sudah ada pandangan umum dari eksekutif juga. Setelah ini nanti dewan menyiapkan jawaban atas pandangan umum eksekutif tersebut,” katanya. Secara umum, Srie Yono menjelaskan, untuk raperda tentang pelayanan publik nantinya akan lebih difokuskan pada pelayanan publik di beberapa instansi. Nantinya juga akan diatur berkaitan dengan aturan dan prosedur pelayanan publik yang sudah disesuaikan. Untuk raperda tentang pengelolaan RTH, nantinya akan lebih difokuskan pada pengelolaan aset-aset pemerintah daerah yang masuk dalam kategori RTH. Sedangkan raperda tentang kawasan bebas asap rokok, lanjutnya, nantinya akan mengatur lokasi-lokasi yang dilarang atau diperbolehkan sebagai kawasan merokok. Hal itu dilakukan agar dampak perokok pasif dapat diminimalisir. “Kalau raperda tentang ASI eksklusif, fokus pada kewajiban untuk ibu-ibu yang baru melahirkan untuk memberika ASI secara ekslusif. Namun belum mengarah ke sistem cuti ibu menyusui seperti yang sudah diterapkan di Aceh,” jelasnya. Selain empat raperda inisiatif dewan, nantinya DPRD Banyumas juga akan membahas mengenai raperda tentang kearsipan yang sudah diajukan oleh pihak eksekutif. “Jadi totalnya ada lima raperda yang akan segera dibahas untuk awal masa sidang ketiga ini,” tegasnya.

Sumber: http://radarbanyumas.co.id/dewan-ajukan-4-raperda-inisiatif-rth-akan-diatur-perda-khusus/
Copyright © Radarbanyumas.co.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…