Langsung ke konten utama

Museum Pangsar Soedirman Tambah Wahana Permainan

suaramerdeka.com
Museum Panglima Besar Jenderal Soedirman di Karanglewas, bakal menambah permainan untuk anak-anak sebagai wahana hiburan. Rencananya, wahana permainan ini dibuka mulai tahun depan.
Kepala Seksi Objek dan Promosi Wisata, Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas, Kasirun, mengungkapkan, sebenarnya Museum Panglima Besar Jenderal Soedirman sudah memiliki wahana multimedia film perjuangan Jenderal Soedirman.
Akan tetapi, media tersebut dirasa masih kurang menarik bagi anak-anak dan remaja. “Sudah ada film perjuangan yang diputar di dalam kompleks museum. Tetapi memang belum maksimal untuk menarik pengunjung,” kata dia, kemarin.
Kasirun mengatakan, pihaknya mengusulkan penambahan wahana permainan tradisional, agar pengunjung lebih betah bermain di arena museum. Menurut dia, penambahan koleksi permainan anak tradisional akan memancing minat anak-anak untuk mengenal bentuk dolanan masa kecil orang tua mereka.
Arena Bermain
Dia menyebutkan, dolanan bocah itu antara lain egrang, arena sonda manda, gobag sodor, panggalan, benthik, gasing dan alat-alat lainnya. Pengelola museum akan memanfaatkan taman yang berada di belakang museum untuk dijadikan arena bermain. “Kami juga akan melakukan penghapusan aset gedung sinema yang mangkrak.
Selama ini belum bisa dimanfaatkan untuk kegiatan,” ujarnya. Sementara itu, pengamat pariwisata Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Tunjung Linggarwati mengatakan, di kota lain sarana multimedia sudah menjadi wahana yang tersedia di museum.
Anak-anak tentu sangat menyukai sarana pengenalan museum tersebut. “Sarana multimedia ini bisa berupa film atau video tentang Jenderal Soedirman, diorama tiga dimensi dan sebagainya. Pola wisata edukasi ini yang diminati oleh anak-anak,” ujarnya.
Menurut dia, Pemkab sebagai pengelola museum harus mengikuti perkembangan zaman dan teknologi, apabila menginginkan pengunjungnya tetap stabil. Sebagai media promosi, perlu digelar even semacam lomba menulis cerita, menggambar atau membuat video tentang Jenderal Soedirman. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…