Langsung ke konten utama

Empat SKPD Diusulkan Maksimal Lima Bidang

suaramerdeka.com
Struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) baru dari empat SKPD di lingkungan Pemkab Banyumas diusulkan maksimal lima bidang. Saat ini tim Pemkab tengah menyusun Peraturan Kepala Daerah tentang SOTK setelah Perda Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah ditetapkan.
Kabag Organisasi Setda Banyumas, Titi Puji Astuti mengatakan, empat SKPD yang disiapkan masing-masing sampai lima bidang adalah Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Pemukiman. Kemudian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan dam Badan Keuangan Daerah, “Empat SKPD untuk pengisian bidang bisa sampai maksimal lima selain masuk tipe A, juga merupakan penggabungan dari beberapa urusan.
Dan ini masih dalam pembahasan yang akan segera disosialisasikan ke semua SKPD,” katanya, Kamis (8/9). Pihaknya beberapa waktu lalu sudah membuat konsep untuk bidang dan seksi. Konsep tersebut sudah dikirim ke SKPD dan juga sudah dikembalikan untuk diusulkan menjadi SOTK baru. “Minggu depan akan dibahas lagi bersama Sekda,” katanya.
Dijelaskan untuk dinas dan badan, kebanyakan masuk klasifikasi tipe A, di mana untuk jumlah bidangnya maksimal empat bidang. Namun kalau terbentuk dari penggabungan dinas atau badan sebelumnya, maka maksimal bisa lima bidang. “Untuk tipe B hanya ada satu dinas, yaitu Dinas Perhubungan yang hanya diisi maksimal tiga bidang. Lalu untuk tipe C juga terdapat satu dinas, yaitu Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah maksimal dua bidang,” tegasnya.
Penataan Personel
Disinggung target penyelesaian Perkada SOTK baru tersebut, Titik menyatakan, diupayakan maksimal Oktober sudah selesai. Setelah Perkada SOTK baru selesai disusun, kemudian dilanjutkan penataan personel kepegawaian dan menjadi ranahnya BKD dan Baperjakat.
“Kami target Oktober sudah bisa selesai untuk Perbupnya. Namun nanti tetap akan dilakukan sosialisasi lagi kepada masing-masing SKPD,” jelasnya. Menurutnya, penyusunan SOTK masih dikonsentrasikan pada SKPD terlebih dahulu. Untuk penyusunan struktur dan penjabaran tupoksi masing-masing SKPD sejauh ini sudah clear.
Hanya saja untuk bidang dan seksi masih menunggu nomenklatur dari kementerian. “Dinas dan badannya sudah disesuaikan dengan Perda dan nanti akan dijabarkan lebih lanjut dalam Perkada ini,” katanya. Seperti diberitakan, organisasi perangkat daerah yang sudah ditetapkan dalam perda, terdiri Sekretariat Daerah (Setda), Sekretariat DPRD dan Inspektorat. Ketiganya masuk klasifikasi tipe A.
Sedangkan untuk SKPD dinas terdapat 18, termasuk Satpol PP. Untuk dinas yang masuk klasifikasi tipe A yaitu Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Pemukiman, serta Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.Selanjutnya Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan UKM, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan dan Peternakan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.
Kemudian, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu, Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Sedangkan badan ada tiga, yakni Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan serta Badan Keuangan Daerah. Ketiganya juga masuk kategori tipe A bersama 27 kecamatan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…