Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Memb...

Rabu, 21 September 2016

Pemkab Tebar 25 Ribu Benih Ikan

Quote suaramerdeka.com :
Pencemaran sungai menyebabkan populasi ikan di sungai-sungai yang ada di Banyumas berkurang. Guna mengatasi itu, Pemkab Banyumas menebar 25 ribu ekor benih ikan di Sungai Bener Sokaraja.
Menurut Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Dinakkan) Banyumas Widarso, banyaknya pencemaran sungai akibat kegiatan industri maupun penggunaan bahan kimia berbahaya seperti pestisida, telah menyebabkan berkurangnya populasi ikan.
Kondisi itu dikhawatirkan membuat populasi ikan punah, oleh sebab itu Pemkab berupaya meningkatkan populasi, salah satunya dengan melakukan penebaran benih. ”Kali ini kami melakukan penebaran benih ikan sebanyak 25 ribu ekor,” jelasnya usai melakukan penebaran benih di Sungai Bener, Sokaraja, Selasa (20/9).
Menurutnya, benih ikan yang ditebar, yakni ikan tawes (Barbonymus gonionotus), ikan nila (Oreochromis niloticus), dan ikan melem (Osteochilus vittatus). Beberapa jenis ikan tersebut, lanjutnya merupakan spesies ikan asli sungai-sungai di wilayah Banyumas, seperti tawes, dan melem. ”Sebagian ikan-ikan itu asli sungai Banyumas, kita memang sengaja menebar ikan yang merupakan spesies asli sungai kita,” ujarnya.
Ikan Sidat
Ia mengatakan, Pemkab Banyumas berharap dapat menebar 500 ribu benih tahun ini. Namun demikian menurutnya hal itu bukan tanpa tantangan, salah satu tantangan yang muncul yaitu penebaran benih sidat.
Ia menjelaskan, Bupati Banyumas Achmad Husein berharap agar benih yang ditebar juga termasuk benih ikan yang bernilai ekonomis tinggi seperti sidat (Anguilla spp). Namun demikian ikan ini menjadi ikan yang banyak diburu. ”Ikan Sidat menjadi buruan, baik dari yang masih kecil sampai yang sudah besar, sehingga sulit berkembang secara alami,” terangnya.
Sejauh ini menurutnya pihaknya masih berkonsultasi dengan pemerintah pusat terkait upaya pelestarian ikan sidat ini. Sebab, lanjutnya pemerintah pusat memiliki balai pembibitan ikan sidat di Karawang, yang menurutnya siap memasok bibit ikan sidat jika Banyumas memerlukan.
Oleh sebab itu, dia juga meminta kepada masyarakat agar ikut menjaga kelestarian alam. Dengan demikian, diharapkan ikanikan asli Banyumas, maupun jenis ikan lain masih dapat dinikmati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar