Langsung ke konten utama

Pemkab Tebar 25 Ribu Benih Ikan

Quote suaramerdeka.com :
Pencemaran sungai menyebabkan populasi ikan di sungai-sungai yang ada di Banyumas berkurang. Guna mengatasi itu, Pemkab Banyumas menebar 25 ribu ekor benih ikan di Sungai Bener Sokaraja.
Menurut Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Dinakkan) Banyumas Widarso, banyaknya pencemaran sungai akibat kegiatan industri maupun penggunaan bahan kimia berbahaya seperti pestisida, telah menyebabkan berkurangnya populasi ikan.
Kondisi itu dikhawatirkan membuat populasi ikan punah, oleh sebab itu Pemkab berupaya meningkatkan populasi, salah satunya dengan melakukan penebaran benih. ”Kali ini kami melakukan penebaran benih ikan sebanyak 25 ribu ekor,” jelasnya usai melakukan penebaran benih di Sungai Bener, Sokaraja, Selasa (20/9).
Menurutnya, benih ikan yang ditebar, yakni ikan tawes (Barbonymus gonionotus), ikan nila (Oreochromis niloticus), dan ikan melem (Osteochilus vittatus). Beberapa jenis ikan tersebut, lanjutnya merupakan spesies ikan asli sungai-sungai di wilayah Banyumas, seperti tawes, dan melem. ”Sebagian ikan-ikan itu asli sungai Banyumas, kita memang sengaja menebar ikan yang merupakan spesies asli sungai kita,” ujarnya.
Ikan Sidat
Ia mengatakan, Pemkab Banyumas berharap dapat menebar 500 ribu benih tahun ini. Namun demikian menurutnya hal itu bukan tanpa tantangan, salah satu tantangan yang muncul yaitu penebaran benih sidat.
Ia menjelaskan, Bupati Banyumas Achmad Husein berharap agar benih yang ditebar juga termasuk benih ikan yang bernilai ekonomis tinggi seperti sidat (Anguilla spp). Namun demikian ikan ini menjadi ikan yang banyak diburu. ”Ikan Sidat menjadi buruan, baik dari yang masih kecil sampai yang sudah besar, sehingga sulit berkembang secara alami,” terangnya.
Sejauh ini menurutnya pihaknya masih berkonsultasi dengan pemerintah pusat terkait upaya pelestarian ikan sidat ini. Sebab, lanjutnya pemerintah pusat memiliki balai pembibitan ikan sidat di Karawang, yang menurutnya siap memasok bibit ikan sidat jika Banyumas memerlukan.
Oleh sebab itu, dia juga meminta kepada masyarakat agar ikut menjaga kelestarian alam. Dengan demikian, diharapkan ikanikan asli Banyumas, maupun jenis ikan lain masih dapat dinikmati.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…