Langsung ke konten utama

Produksi Batik Tulis Dioptimalkan

suaramerdeka.com
Kelompok Usaha Bersama (KUB) Batik Pringmas Desa Papringan, Kecamatan Banyumas, mulai mengoptimalkan produksi batik tulis, guna mempersiapkan diri mengikuti pameran produk di luar kota.
Wakil Ketua KUB Batik Prapringan, Iin Susiningsih, mengatakan, sekarang kelompok sedang fokus pada peningkatan produksi batik tulis, karena persediaannya mulai menipis. ”Sekarang kami mulai dari awal lagi, setelah sebelumnya barang yang dipamerkan banyak dibeli pengunjung pameran,” katanya, kemarin.
Kain batik tulis yang banyak diproduksi adalah motif banyumasan, seperti sidamukti, sidaluhur, dan babon angrem. Adapun kombinasi warna hanya dua, yaitu cokelat dan hitam. ”Motif pakem banyumasan ini yang paling diminati konsumen. Kombinasi dua warna ini memiliki nilai seni tinggi dan terlihat lebih elegan,” ujar dia.
Iin menambahkan, dalam sebulan ini kelompok menargetkan memproduksi batik tulis 300 lembar. ”Kami sengaja membuat banyak untuk mempersiapkan pameran produk di luar kota. Pengalaman ikut pameran di Jakarta dalam dua hari mencapai 202 lembar dengan nilai pendapatan Rp 71.865.000,” katanya.
Kualitas Produk
Harga yang ditawarkan untuk batik tulis dengan kain biasa mulai dari Rp 200.000 hingga Rp 350.000 per lembar, sedangkan batik tulis kain kereta kencana mulai Rp 500.000 per kembar, menyusul batik kombinasi dan batik cap Rp 115.000 per lembar. Selain meningkatkan produksi, KUB Batik Pringmas terus berupaya meningkatkan kualitas produk, dengan menggunakan bahan kain berkualitas.
Bahan kain batik ini dipasok dari Yogyakarta dengan harga berkisar Rp 100.000 per potong. Penggunaan bahan kain yang mahal tentu akan meningkatkan harga jual yang dibebankan kepada konsumen. ”Kami sekarang mulai membidik konsumen menengah atas dalam memasarkan produk.,” kata Iin.
Manajer Unit Akses Keuangan dan UMKM Bank Indonesia Purwokerto yang juga menjadi pendamping KUB Pringmas, Noeniek Reediati, mengungkapkan, selama tiga tahun terakhir permintaan kain batik terus meningkat. Sebelumnya pesanan kain batik hanya 30 lembar, namun sekarang sudah mencapai 100 lembar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…