Entri yang Diunggulkan

Penataan Kota Kecamatan Wangon & Kemungkinan Perluasan Urban

Wangon adalah sebuah kota kecamatan yang lokasinya cukup strategis karena menjadi persilangan jalur utama lalu lintas di jalur selatan...

Senin, 05 September 2016

Mengkritisi RDTRK


Masyarakat Diminta Aktif Mengkritisi
Selasa-Rabu Public Hearing RDTRK

suaramerdeka.com
Pemkab Banyumas dan Pansus DPRD yang membahas Raperda Rencana Detail Tata Ruang Kawasan (RDTRK) Perkotaan Purwokerto tahun 2014-2034 memastikan public hearing atau dengar pendapat digelar Selasa-Rabu (6-7/9) di Pendapa Si Panji.


Sebelumnya, penjadwalan selalu berubah-ubah dengan alasan berbagai kendala teknis. Kepala Seksi Perencanaan Bidang Penataan Ruang DCKKTR Banyumas, Sudarsono menjelaskan dalam public hearing tersebut masyarakat diminta untuk memberikan masukan dan mengkritisi secara aktif, supaya hasil akhir raperda tersebut sesuai harapan masyarakat luas.


Peserta yang diundang, kata dia, dari seluruh elemen masyarakat dan stakeholder terkait. Bahkan masyarakat umum, yang tertarik untuk ikut terlibat dan mengkritisi bisa hadir di pendapa.


“Tidak hanya stakeholder, masyarakat umum juga diharapkan dapat hadir dan memberikan masukan. Kita juga sudah memasang pengumuman sekaligus undangan terbuka kepada masyarakat di beberapa titik, terutama di dekat lokasi peta,” katanya, kemarin.


Sosialisasi Zona


Pihaknya berharap dalam public hearing yang masuk pembahasan tahap akhir tersebut, dapat menampung seluruh masukan untuk menyempurnakan peta RDTRK Perkotaan Purwokerto tersebut.


Public hearingbertajuk ‘festival tata ruang’ tersebut, kata dia, akan dipaparkan 10 peta besar, baik peta RDTRK Purwokerto secara keseluruhan maupun 9 peta sub bagian wilayah (SBW) Perkotaan Purwokerto.


Zona-zona yang ada SBW dan peruntukannya juga bakal disosialisasikan secara gamblang. Kabid Penataan Ruang DCKKTR, Puspa Wijayantim mengaku, pelaksanaan public hearing molor dari target, yakn Agustus lalu, karena masih ada kendala teknis dan dan mematangkan persiapan materinya. Menurutnya, dari 9 SBW yang menjadi kawasan Perkotaan Purwokerto, empat wilayah kecamatan kota memakan waktu persiapan yang cukup lama.


Hal ini karena luasan wilayah yang cukup besar, yaitu Kecamatan Purwokerto Barat, Purwokerto Selatan, Purwokerto Timur, dan Purwokerto Utara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar