Langsung ke konten utama

Mengkritisi RDTRK


Masyarakat Diminta Aktif Mengkritisi
Selasa-Rabu Public Hearing RDTRK

suaramerdeka.com
Pemkab Banyumas dan Pansus DPRD yang membahas Raperda Rencana Detail Tata Ruang Kawasan (RDTRK) Perkotaan Purwokerto tahun 2014-2034 memastikan public hearing atau dengar pendapat digelar Selasa-Rabu (6-7/9) di Pendapa Si Panji.


Sebelumnya, penjadwalan selalu berubah-ubah dengan alasan berbagai kendala teknis. Kepala Seksi Perencanaan Bidang Penataan Ruang DCKKTR Banyumas, Sudarsono menjelaskan dalam public hearing tersebut masyarakat diminta untuk memberikan masukan dan mengkritisi secara aktif, supaya hasil akhir raperda tersebut sesuai harapan masyarakat luas.


Peserta yang diundang, kata dia, dari seluruh elemen masyarakat dan stakeholder terkait. Bahkan masyarakat umum, yang tertarik untuk ikut terlibat dan mengkritisi bisa hadir di pendapa.


“Tidak hanya stakeholder, masyarakat umum juga diharapkan dapat hadir dan memberikan masukan. Kita juga sudah memasang pengumuman sekaligus undangan terbuka kepada masyarakat di beberapa titik, terutama di dekat lokasi peta,” katanya, kemarin.


Sosialisasi Zona


Pihaknya berharap dalam public hearing yang masuk pembahasan tahap akhir tersebut, dapat menampung seluruh masukan untuk menyempurnakan peta RDTRK Perkotaan Purwokerto tersebut.


Public hearingbertajuk ‘festival tata ruang’ tersebut, kata dia, akan dipaparkan 10 peta besar, baik peta RDTRK Purwokerto secara keseluruhan maupun 9 peta sub bagian wilayah (SBW) Perkotaan Purwokerto.


Zona-zona yang ada SBW dan peruntukannya juga bakal disosialisasikan secara gamblang. Kabid Penataan Ruang DCKKTR, Puspa Wijayantim mengaku, pelaksanaan public hearing molor dari target, yakn Agustus lalu, karena masih ada kendala teknis dan dan mematangkan persiapan materinya. Menurutnya, dari 9 SBW yang menjadi kawasan Perkotaan Purwokerto, empat wilayah kecamatan kota memakan waktu persiapan yang cukup lama.


Hal ini karena luasan wilayah yang cukup besar, yaitu Kecamatan Purwokerto Barat, Purwokerto Selatan, Purwokerto Timur, dan Purwokerto Utara.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…