Entri yang Diunggulkan

Penataan Kota Kecamatan Wangon & Kemungkinan Perluasan Urban

Wangon adalah sebuah kota kecamatan yang lokasinya cukup strategis karena menjadi persilangan jalur utama lalu lintas di jalur selatan...

Jumat, 09 September 2016

Tahap Baru Bandara di Banyumas Raya

Meski lokasi di Wirasaba Purbalingga tapi yang dikenal masyarakat nasonal, mereka taunya Banyumas, nama Banyumas lebih komersil dari Purbalingga.

Kemenhub Akan Tinjau Lokasi Pembangunan Bandara di Selatan Jawa

Quote detik.com :
Jakarta -Setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengizinkan ruang udara di selatan Pulau Jawa digunakan untuk penerbangan komersil, beberapa bandara di selatan Jawa direncanakan untuk dibangun. Penggunaan ruang udara di selatan Jawa yang hanya digunakan untuk penerbangan militer akan digunakan untuk penerbangan komersial.

Penggunaan ruang udara di selatan Jawa dikarenakan padatnya lalu lintas udara di utara Jawa, sehingga jika diteruskan rawan menimbulkan kecelakaan.

Memastikan amanah Jokowi tersebut dilaksanakan di lapangan Kementerian Perhubungan sebagai regulator akan mengunjungi Banyumas, Jawa Tengah untuk melihat langsung lokasi rencana pembangunan bandara di selatan Jawa.

"Jadi nanti hari Jumat saya bersama Angkasa Pura, akan melihat tempat di Jawa Tengah, baru nanti Jawa Timur," kata Direktur Bandara Kementerian Perhubungan Yudhi Sari di Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Rabu (7/9/2016).

Kemudian pada minggu berikutnya setelah meninjau lokasi pembangunan bandara di Banyumas, Kementerian Perhubungan bersama Angkasa Pura I dan II akan melanjutkan tinjauannya ke dua lokasi pembangunan bandara di Tulungagung dan Trenggalek, Jawa Timur.

"Jadi gini, kita akan mencari alternatif dulu lokasi, satu Tulungagung di Jawa Timur. Dulu kan ada dua Tulungagung dan ini (Banyumas), jadi kan sudah ada 8 bupati kesepakatan mengusulkan bangun itu," ujar Yudhi.

"Itu kan jalur selatan dan mau dibuka, kan baru minggu lalu. Ini langsung action. Jadi minggu depan kita pergi," tambah Yudhi.

Yudhi menambahkan bahwa setelah meninjau lokasi pembangunan bandara di Banyumas dan Tulungagung, Kementerian Perhubungan akan melakukan kajian lebih lanjut mengenai kelayakan pembangunan bandara.

"Jadi dilihat dulu, kita bawa alat ukur, kita survei dulu. Itu kan ada aturan untuk menetapkan sesuatu ada 8 yang harus dipenuhi, banyak sekali," ujar Yudhi.

Setelah selesai dibangun, operasional bandara di Banyumas dan Tulungagung akan diberikan kepada Angkasa Pura I jika berminat.

"Karena kan wilayahnya AP I, siapa tahu AP I mau," tutup Yudhi.
(dna/dna)

Tulungagung dan Banyumas Segera Miliki Bandara Baru
Quote kompas.com :
KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan menyetujui pembangunan dua bandara di bagian selatan Pulau Jawa. Bandara pertama di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Bandara kedua di Banyumas, Jawa Tengah.

Pada Jumat (8/9/2016) ini, pihak Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub akan bertolak ke Banyumas untuk meninjau lokasi.

"Selanjutnya minggu berikutnya ke Tulungagung untuk meninjau langsung ke lokasi," kata Direktur Bandara Kementerian Perhubungan, Yudhi Sari Sitompul, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (7/9/2016).

Menurut Yudhi Sari, peninjauan langsung ke lokasi yang dimaksud untuk mencari alternatif mana yang memenuhi syarat untuk dijadikan bandara.

"Jadi kami akan mencari alternatif dulu lokasinya. Di Tulungagung, meskipun sudah ada kesepakatan dukungan dari delapan bupati di sekitarnya, belum tentu juga direalisasikan karena harus melihat dari semua aspek," kata dia.

Peninjauan lokasi dilakukan bersama dengan PT Angkasa Pura I (Persero), sebagai perusahaan milik negara yang mengelola bandara di wilayah itu.

"Pembangunan bandara pada dua wilayah tersebut merupakan arahan langsung Presiden Joko Widodo, sejalan dengan tinginya kebutuhan akan bandara di Pulau Jawa," ujar dia.

Pembangunan bandara terutama di selatan Pulau Jawa ini dinilai perlu mengingat ruang udara lintas selatan akan dibuka untuk penerbangan komersial. Selama ini penerbangan lintas selatan hanya bisa digunakan untuk penerbangan militer.

Terbitkan Perpres

Meski begitu tambah Yudhi Sari, segala sesuatunya harus dilakukan berdasarkan kajian yang disampaikan dalam masterplan yang disepakati para Bupati.

"Ada aturan untuk menetapkan lokasi pembangunan bandara, setidaknya ada delapan aturan yang harus dipenuhi, banyak sekali," ujarnya.

Untuk itu, pemerintah akan menyiapkan Peraturan Presiden untuk membuka ruang udara di bagian selatan untuk penerbangan sipil, dari yang selama ini dipakau untuk keperluan khusus.

Sebelumnya diberitakan, Kabupaten Tulungagung dinilai sebagai wilayah yang cocok untuk bandar udara di kawasan selatan Pulau Jawa.

2 komentar: