Langsung ke konten utama

Pemberdayaan UMKM

Pemkab Pamerkan Produk Berkualitas Ekspor

Quote suaramerdeka.com:
Dinperindagkop Kabupaten Banyumas sedang mempersiapkan diri membawa beberapa produk unggulannya yang memiliki kualitas ekspor, untuk diikutkan pada pameran bergengsi tingkat nasional.
Kasi Distribusi dan Informasi Bidang Perdagangan Dinperindagkop Banyumas, Imam Munsyarif, mengatakan, pameran produk yang akan digelar pada bulan depan di Jakarta diharapkan dapat memperluas akses pasar, baik domestik maupun mancanegara. Produk yang diikutkan pada pameran produk kali ini akan lebih selektif, karena produknya harus memiliki kualitas ekspor.
Namun, produk yang dipastikan ikut adalah produk gula kelapa serbuk atau biasa disebut gula semut dan batik tulis. ”Saat ini baru dua produk, tetapi bila ada produk lain yang memiliki kualitas ekspor dapat diikutkan,” kata dia.
Agenda Rutin
Promosi produk lokal melalui pameran, baik tingkat kabupaten, regional, maupun nasional menjadi agenda rutin dan bentuk pembinaan Pemkab Banyumas kepada pelaku UMKM dalam rangka mengenalkan produk unggulannya ke luar daerah.Dengan mengenalkan produk melalui ajang pameran, kata dia, diharapkan dapat meningkatkan omzet penjualan.
Dengan demikian, UMKM di Banyumas akan makin berkembang dan berdaya saing. Pengurus Kelompok Usaha Bersama (KUB) Batik Pringmas, Iin Susiningsih, mengemukakan, pameran produk menjadi salah satu media promosi efektif untuk mengenalkan produk kepada para konsumen dari luar daerah.
Apalagi beberapa kali mengikuti pameran produk, kerajinan kain batik Banyumas mendapat respons positif dari masyarakat. Seperti halnya pameran yang difasilitasi Bank Indonesia Purwokerto di Jakarta, dalam dua hari penjualan kain batik 202 lembar dengan nilai pendapatan Rp 71.865.000.
Harga yang ditawarkan untuk batik tulis dengan kain biasa mulai dari Rp 200.000 hingga Rp 350.000 per lembar, sedangkan batik tulis kain kereta kencana mulai Rp 500.000 per lembar, menyusul batik kombinasi dan batik cap Rp 115.000 per lembar. ”Pameran produk sangat penting, untuk mengenalkan produk kepada masyarakat,” katanya.

Kadin Beri Motivasi Pelaku UMKM

Kadin Kabupaten Banyumas memberikan motivasi dan pola pengelolaan usaha kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Itu untuk memantik semangat dalam berwirausaha.
Wakil Ketua Kadin Banyumas, Arsad Dalimunte, mengatakan, para pelaku usaha perlu dibangunkan semangatnya, sehingga lebih meyakini tentang apa yang mereka upayakan saat ini. ”Mereka juga didorong untuk lebih mengembangkan mimpinya tentang bisnis, sehingga ada upaya lebih keras dan lebih cerdas dalam mengembangkan usahanya,” ujarnya.
Di samping itu, sambung dia, mereka diberi dasar-dasar pengelolaan usaha sehingga lebih berpeluang untuk tumbuh dan berkembang. ”Pelaku usaha diberikan pencerahan tentang bagaimana membangun semangat hidup dan relevansinya dengan usaha yang dijalankan mereka,” katanya.
Dalam presentasinya di hadapan para pelaku UMKM pada kegiatan Sosialisasi Peran UMKM dalam Pengentasan Kaum Miskin & Optimalisasi Potensi Ekonomi Daerah di Kecamatan Purwokerto Barat, Arsad menandaskan, dalam berwirausaha 95 persen tentang keyakinan, mentalitas, sikap, dan semangat memperjuangkan mimpi. ”Lima persen merupakan hal lain tentang teknis operasional usaha,” katanya.
Dia memerinci bahwa pelaku usaha harus meyakini dengan apa yang diperjuangkan, berani mengambil risiko berhasil maupun gagal, selalu optimistis dan berpikir positif, belajar dari kesalahan serta segera beraksi. ”Teknis operasionalnya mengelola kemampuan sendiri dan melibatkan orang lain,” ujarnya. Arsad menambahkan, hal yang paling berpengaruh dalam menyemangati adalah diri sendiri.
Namun saat pikiran bertemu titik buntu, kemampuan bergagasan mentok dan kemudian terjebak dalam frustrasi yang tak berkesudahan, pada saat itu biasanya memerlukan dari luar diri yang membuat semangat tertemukan kembali.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…