Langsung ke konten utama

Nasib Cagar Budaya Bergantung Pimpinan Daerah

Quote suaramerdeka.com  :
Nasib sedikitnya 300 cagar budaya yang tersebar di wilayah Banyumas sangat bergantung pada peran pimpinan daerah. Bupati sebagai pengampu kebijakan memiliki peran penting dalam pelestarian peninggalan sejarah.
Pegiat Banjoemas History Heritage Community, Jatmiko Wicaksono, mengemukakan, sejak tahun 1999 hingga sekarang, hanya satu benda cagar budaya (BCB) di Banyumas yang memiliki kekuatan legal formal berdasarkan surat keputusan menteri, yakni Masjid Nursulaiman. Padahal, masih banyak situs, arsitektur, bangunan, dan benda sejarah lain yang terancam.
”Dalam daftar inventarisasi BCB yang dilakukan Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, tercatat sekitar 300-an peninggalan bersejarah yang tersebar di Banyumas,” katanya, pada diskusi cagar budaya bersama Tim Ahli Cagar Budaya Banyumas, guru Sejarah, dan pegiat dan tokoh budaya, di RM Pringgading, akhir pekan lalu.
Bukti Kelemahan
Dia mengatakan, cerobong Pabrik Gula Kalibagor yang roboh tahun lalu menjadi bukti kelemahan Pemkab untuk melindungi cagar budaya yang bernilai sejarah nasional.
Seharusnya hal ini bisa dicegah, bila pimpinan daerah memiliki kepedulian. Setelah kejadian tersebut, pegiat komunitas ini mulai berfokus pada kegiatan edukasi. Cagar budaya sejatinya masih bisa dimanfaatkan tanpa mengubah, memindahkan, atau merobohkan.
Melalui laman banjoemas.com, Jatmiko dan rekanrekannya menulis sejumlah catatan cagar budaya. Website ini pun mampu memancing respons beragam dari pembacanya. Pemerhati budaya, Sunardi, menyebutkan, di Desa Dawuhan, Kecamatan Banyumas, tersimpan puluhan benda sejarah yang sebagian besar belum terdata di BPCB.
Dia meminta, Pemkab dan Tim Ahli Cagar Budaya bergerak lebih cepat. ”Masih banyak kondisi benda cagar budaya yang tak kalah memprihatinkan,” kata dia. Sementara itu, guru Sejarah SMA Sokaraja Tri Muji Lestari mengatakan, literatur tentang sejarah dan cagar budaya di Banyumas sangat minim.
Meski demikian, dengan catatan sejarah yang masih bisa diakses, dia berusaha menumbuhkan rasa bangga terhadap sejarah lokal. ”Saya sering menyampaikan kepada siswa, wilayah Sokaraja ini terkenal sebagai kota yang maju pada masa lalu. Buktinya banyak peninggalan sejarah masa kolonial yang masih berdiri,” kata dia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…