Langsung ke konten utama

UMKM Didorong Go Online


 SmCetakSuara Banyumas
PURWOKERTO Komunitas Bisnis Online Banyumas (Kombas) mendorong para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di wilayah Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap dan Kebumen (Barlingmascakeb) untuk memasarkan produknya secara online.
“Kami mengajak para pelaku UMKM untuk go online. Kami memfasilitasi pemasaran produk UMKM melalui website agar mereka bisa naik kelas,” ujar Humas Kombas, Basuki kemarin.
Menurutnya, perkembangan teknologi menuntut para pelaku UMKM untuk semakin kreatif dalam memperluas jangkauan pemasaran produk, salah satunya dengan memanfaatkan media internet. “Melalui pemasaran online, produk yang ditawarkan tidak hanya berkutat di daerah itu saja, tapi dapat dikenal secara luas,” katanya.
Di sisi lain, sambung dia, pemasaran online dapat menekan biaya operasional. Sebab, pelaku usaha tidak perlu mengeluarkan biaya untuk mempromosikan produknya secara luas melalui media internet. “Modal menjadi salah satu persoalan UMKM. Tapi, dengan go online pelaku usaha dapat melakukan efisiensi biaya, dibandingkan mereka menawarkan produknya secara offline,” katanya.
Oleh karena itu, dalam mewujudkan misi UMKM go online, Kombas akan mengadakan temu UMKM se-Barlingmascakeb dengan mengambil tema strategi promo online kilat agar omzet melesat. “Temu UMKM ini akan dilaksanakan pada Minggu (15/5) di Rumah Makan Citra Sokaraja,” kata Ketua Kombas Heru Setiawan.
Hadapi MEA
Terpisah, Konsultan UMKM di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM Jawa Tengah, Amanulah Fajar Sudrajat mengatakan, pemasaran dengan memanfaatkan media internet saat ini sudah sangat dibutuhkan. Apalagi, menghadapi persaingan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
“Perkembangan teknologi sangat menuntut pelaku usaha untuk semakin profesional dalam memasarkan produk. Ini tidak dapat dihindari, tapi harus dipelajari,” ujarnya. Dengan memasarkan produk secara online, pelaku UMKM dapat menekan biaya promosi dan biaya produksi karena volume produksi akan mengikuti jumlah pesanan konsumen.
“Dengan pemasaran online, pelaku usaha dapat melakukan efisiensi biaya. Manfaat lainnya, jangkauan pemasarannya semakin luas karena dipromosikan di media internet,” katanya menjelaskan. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…