Langsung ke konten utama

Pelayanan di Dindukcapil Purwokerto Harus Antre Berjam-Jam


Imbas Pemadaman Listrik
PURWOKERTO radarbanyumas.– Pelayanan dokumen kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) terganggu sejak Rabu (18/5). Hal itu menyebabkan antrean yang cukup panjang di loket pengambilan, baik KTP elektronik, Kartu Keluarga, hingga akta kelahiran.
“Sementara ini kita menggunakan genset karena ada pemadaman listrik. Namun cukup berpengaruh kepada pelayanan,” ujar Kepala Dindukcapil Kabupaten Banyumas Kartiman, kemarin.
Dia menambahkan, pelayanan dokumen kependudukan saat ini selalu dihubungkan dengan sistem online, sehingga sangat berpengaruh pada daya listrik. Namun secara umum, bisa tetap melakukan pelayanan secara maksimal.
“Bahkan kemarin (Rabu, red), pelayanan sampai jam 5 sore karena masih ada masyarakat yang menunggu,” jelasnya.
Terkait pelayanan pengambilan dokumen kependudukan, Kartiman menjelaskan, untuk pencetakan KTP elektronik tidak membutuhkan waktu lama. Namun pasca pencetakan, KTP elektronik perlu diaktivasi atau proses e-coding.
“Setiap hari kita bisa cetak antara 500-1.000 KTP elektronik. Sehingga jika diakumulasikan memang memerlukan waktu. Untuk blangko masih aman, karena begitu habis, kita langsung ke Jakarta untuk mengambil blangko,” tegasnya.
Tidak hanya itu, saat ini KK juga harus menggunakan tanda tangan basah, sehingga membutuhkan waktu untuk diproses dan ditandatangani. “Kalau KK, tiap harinya minimal bisa 300 lembar. Dari kecamatan saja rata-rata 200 lembar per hari, sedangkan yang datang langsung bisa sampai 100 per harinya. Jadi memang butuh waktu, karena setelah dicetak harus ditandatangani langsung,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, terganggunya pelayanan juga dikarenakan adanya pemindahan gedung administrasi akibat adanya rencana pengembangan bangunan Dindukcapil. Sehingga masih perlu penyesuaian.
“Gedung yang di depan akan dibongkar dulu, lalu dibangun lagi. Sekarang masih menunggu proses lelang pembongkaran,” kata Kartiman.
Sementara, salah satu pemohon KK, Wahyu mengaku sudah menunggu lebih dari satu jam karena banyaknya antrean. “Saya kira langsung tinggal ambil saja, tapi ternyata masih harus nunggu dulu,” katanya kemarin. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…