Langsung ke konten utama

Kendaraan Berat Nekat Lintasi Jalan Lingkar Ajibarang


 Suara Banyumas 
MULAI DIKERUK: Sebuah alat berat mulai mengeruk bagian beton jalan lingkar Ajibarang yang rusak sejak kemarin.(suaramerdeka.com/Susanto)
MULAI DIKERUK: Sebuah alat berat mulai mengeruk bagian beton jalan lingkar Ajibarang yang rusak sejak kemarin.(suaramerdeka.com/Susanto)
BANYUMAS, suaramerdeka.com - Papan peringatan pengalihan kendaraan menuju jalan utama Ajibarang selama proses perbaikan jalan lingkar Ajibarang yang dimulai Rabu (18/5), belum sepenuhnya efektif. Pasalnya, masih banyak kendaraan khususnya kendaraan bermuatan berat yang melintas di jalur lingkar yang sedang diperbaiki tersebut.
Kasi Pemeliharaan Jalan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (SDA BM) Banyumas, Ruswanto, mengatakan, jalan beton sepanjang 1,7 kilometer yang berada mulai dari arah SPBU Ajibarang hingga Pasar Induk Ajibarang itu telah mengalami rusak parah sejak lama. Selama mengalami kerusakan, jalan ini sudah diperbaiki pemerintah daerah selama tiga kali. Namun karena berbagai hal, jalan beton ini terus mengalami kerusakan.
“Sebagai jalan kabupaten, jumlah berat yang diizinkan maksimal adalah delapan ton saja. Namun seperti diketahui, saat ini jalan lingkar ini memang menjadi lintasan kendaraan bermuatan berat yang bisa mencapai 20 ton. Makanya ini bisa menjadi salah satu penyebab kerusakan jalan,” jelasnya.
Ruswanto mengatakan, pemeliharaan jalan ini dilaksanakan dengan mengeruk bagian beton yang rusak dan menggantinya dengan beton baru. Untuk memperkuat jalan, pihaknya akan menambah tulang besi di atas tanah dasar jalan beton tersebut. Sebuah alat berat dan puluhan pekerja terlihat mulai bekerja mengeruk bagian beton yang rusak mulai dari arah SPBU Ajibarang.
“Selama perbaikan ini berlangsung, memang diimbau kendaraan besar untuk melintas di jalur utama. Namun ternyata sampai sekarang ini banyak kendaraan bermuatan berat yang tetap melintas di jalur lingkar ini,” katanya.
Ruswanto mengatakan, jikapun ada kendaraan yang terpaksa harus melintasi di jalur lingkar, maka ia berharap agar semakin berhati-hati. Pasalnya, berbeda dengan perbaikan sebelumnya, perbaikan jalan beton kali ini terbilang lebih besar. Oleh sebab itu, dengan pembetonan baru jalan yang rusak tersebut, maka selama waktu tertentu tertutup untuk dilintasi.
“Kami berharap masyarakat bisa memahami dan mengerti hal ini. Kami berharap agar beton ini matang dan tahan lama, maka diharapkan bisa menunggu beberapa waktu.  Agar proses perbaikan ini bisa maksimal maka kami berharap dalam waktu 28 hari. Kami berharap kurang dari itu pekerjaan perbaikan jalan ini sudah rampung,” tegasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…