Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Memb...

Rabu, 18 Mei 2016

Kendaraan Berat Nekat Lintasi Jalan Lingkar Ajibarang


 Suara Banyumas 
MULAI DIKERUK: Sebuah alat berat mulai mengeruk bagian beton jalan lingkar Ajibarang yang rusak sejak kemarin.(suaramerdeka.com/Susanto)
MULAI DIKERUK: Sebuah alat berat mulai mengeruk bagian beton jalan lingkar Ajibarang yang rusak sejak kemarin.(suaramerdeka.com/Susanto)
BANYUMAS, suaramerdeka.com - Papan peringatan pengalihan kendaraan menuju jalan utama Ajibarang selama proses perbaikan jalan lingkar Ajibarang yang dimulai Rabu (18/5), belum sepenuhnya efektif. Pasalnya, masih banyak kendaraan khususnya kendaraan bermuatan berat yang melintas di jalur lingkar yang sedang diperbaiki tersebut.
Kasi Pemeliharaan Jalan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (SDA BM) Banyumas, Ruswanto, mengatakan, jalan beton sepanjang 1,7 kilometer yang berada mulai dari arah SPBU Ajibarang hingga Pasar Induk Ajibarang itu telah mengalami rusak parah sejak lama. Selama mengalami kerusakan, jalan ini sudah diperbaiki pemerintah daerah selama tiga kali. Namun karena berbagai hal, jalan beton ini terus mengalami kerusakan.
“Sebagai jalan kabupaten, jumlah berat yang diizinkan maksimal adalah delapan ton saja. Namun seperti diketahui, saat ini jalan lingkar ini memang menjadi lintasan kendaraan bermuatan berat yang bisa mencapai 20 ton. Makanya ini bisa menjadi salah satu penyebab kerusakan jalan,” jelasnya.
Ruswanto mengatakan, pemeliharaan jalan ini dilaksanakan dengan mengeruk bagian beton yang rusak dan menggantinya dengan beton baru. Untuk memperkuat jalan, pihaknya akan menambah tulang besi di atas tanah dasar jalan beton tersebut. Sebuah alat berat dan puluhan pekerja terlihat mulai bekerja mengeruk bagian beton yang rusak mulai dari arah SPBU Ajibarang.
“Selama perbaikan ini berlangsung, memang diimbau kendaraan besar untuk melintas di jalur utama. Namun ternyata sampai sekarang ini banyak kendaraan bermuatan berat yang tetap melintas di jalur lingkar ini,” katanya.
Ruswanto mengatakan, jikapun ada kendaraan yang terpaksa harus melintasi di jalur lingkar, maka ia berharap agar semakin berhati-hati. Pasalnya, berbeda dengan perbaikan sebelumnya, perbaikan jalan beton kali ini terbilang lebih besar. Oleh sebab itu, dengan pembetonan baru jalan yang rusak tersebut, maka selama waktu tertentu tertutup untuk dilintasi.
“Kami berharap masyarakat bisa memahami dan mengerti hal ini. Kami berharap agar beton ini matang dan tahan lama, maka diharapkan bisa menunggu beberapa waktu.  Agar proses perbaikan ini bisa maksimal maka kami berharap dalam waktu 28 hari. Kami berharap kurang dari itu pekerjaan perbaikan jalan ini sudah rampung,” tegasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar