Langsung ke konten utama

Belajar Strategi Desa Membangun dari Lembah Peradaban


SmCetakSuara Banyumas
UNTUK mencapai Desa Dermaji, Kecamatan Lumbir, sebuah bus rombongan 50 warga Desa Manis Lor, Jayaleksana, Kuningan itu harus melintasi jarak 8 kilometer jalan kabupaten Ajibarang-Lumbir dengan medan naik turun. Sesampai di Desa Paningkaban, Gumelar bus tersebut mulai melaju pelan melintasi sejumlah jalan menanjak, menurun, dan menikung tajam yang membelah kawasan hutan pinus KPH Perhutani Banyumas Barat menuju ke Desa Dermaji.
Selain pemandangan hutan pinus, Sabtu (21/5) siang itu, penumpang bus juga melihat pemandangan di kanan kiri jalan berupa bentangan terasering sawah hijau, rimbun hijau tua hutan pinus, perkebunan dan pemandangan lanskap alam perbukitan di perbatasan Banyumas dan Cilacap.
Sayang, saat asyik melihat pemandangan alam perdesaan itu, bus pembawa rombongan itu berhenti di sebuah pertigaan jalan. Rombongan pun turun dari bus tersebut. “Terpaksa turun di pertigaan ini, karena medan jalan menurun tajam dan curam menuju ke Balai Desa Dermaji. Sangat berbahaya dilintasi kendaraan besar.
Makanya dari sinilah, para penumpang kami lansir menggunakan mobil bak terbuka,” ujar Harry Haryono Cahyono, perangkat desa Dermaji yang menjemput rombongan semenjak dari Kota Kecamatan Ajibarang. Setelah tiga kali balik mengangkut, akhirnya mobil bak terbuka itu yang mengantarkan 50 warga Desa Manis Lor yang terdiri atas aparat Pemerintah Desa, BPD, PKK, tokoh masyarakat, karang taruna tiba ke Balai Desa Dermaji.
Bersamaan dengan kumandang azan zuhur, rombongan tamu yang dipimpin Kuwu Manis Lor, Yusuf Ahmad itu disambut oleh Kepala Desa Dermaji, Lumbir, Bayu Setyo Nugroho bersama jajarannya.
“Kami datang ke sini untuk belajar tata kelola pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat sebagai implementasi dari UU Desa,” ujar Ketua Lakpesdam NU Indramayu Iin Rohimin. Kunjungan ini terlaksana berkat inisiasi Lembaga Kajian Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Kuningan. Sebelumnya, rombongan juga telah mendapatkan rekomendasi dari berbagai pihak termasuk dari Lakpesdam NU Cilacap dan Banyumas.
Setelah mendapat sambutan, beristirahat, shalat, makan, rombongan tamu dari Jawa Barat itu langsung mendapatkan inti dari kunjungan tersebut. Melalui presentasi yang ditampilkan di LCD projector, para tamu tersebut mendapa materi manajamen pemerintahan dan pembangunan desa dari Kepala Desa Dermaji.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…