Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Memb...

Senin, 09 Mei 2016

SPAM Gunung Tugel dari Sungai Serayu Dioperasionalkan


SPAM Gunung Tugel dari Sungai Serayu Dioperasionalkan
Layani Pelanggan PDAM Purwokerto Bagian Selatan

Suara Banyumas 
foto: ISTIMEWA
foto: ISTIMEWA
PURWOKERTO ,suaramerdeka.com – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Satria Banyumas mulai awal Mei ini bakal  mengoperasikan sistem pengolahan air minum(SPAM) di Gunung Tugel, yang bersumber dari air Sungai Serayu. SPAM Gunung Tugel yang berada di Kelurahan Karangklesem ini, dipakai untuk melayani pelanggan dan calon pelanggan di Purwokerto bagian selatan. Serta selama ini mengalami kesulitan atau tersendat dalam dalam pemenuhan air bersih dari perusahaan milik Pemkab Banyumas ini.
Kepala Bagian Teknik PDAM Tirta Satria Kemas Samsul mengatakan, suplai dari sumber mata air di Baturraden dan Sumbang maupun sumur dalam yang ada sudah tidak bisa memenuhi kebutuhan pelanggan. Sementara pelanggan air bersih, terus bertambah di wilayah Kota Purwokerto dan sekitarnya. Juga perkembangan Purwokerto terus meningkat dan diarahkan ke wilayah selatan.
Sedangkan jumlah penduduk juga makin bertambah. Mau tidak mau, katanya, PDAM harus menyiapkan antisipasi. Salah satu caranya adalah memanfaatkan sumber air dari Sungai Searyu yang masih tergolong melimpah.”Pemakaian sumber air dari utara yaitu Baturaden, Sumbang dan Karanglewas sudah maksimal. Sehingga tidak mungkin untuk disalurkan sampai ke wilayah selatan Kota Purwokerto. Karena itu, kita membangun SPAM di Gunung Tugel, memanfaatkan air Sungai Serayu,” katanya, Rabu(4/5).
Air dari Sungai Serayu tersebut, kata dia, dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat Kecamatan Purwokerto Selatan, Sokaraja, Patikraja dan sekitarnya. Pengambilan debit air direncanakan mencapai 250 liter per detik.”SPAM Gunung Tugel ini merupakan solusi pembagian air bagi pelanggan dan awal bulan Mei nanti diharapkan sudah bisa beroperasi,” kata Kemas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar