Langsung ke konten utama

Polsek Wangon Ungkap Pelaku Bus Sinar Jaya



 Suara Banyumas 
AMANKAN BUS:Bus Sinar Jaya yang sempat hilang di Terminal Bus Wangon, Sabtu(13/5) akhirnya berhasil ditemukan diamankan oleh personel Polsek Wangon.(suaramerdeka.com/ Susanto)
AMANKAN BUS:Bus Sinar Jaya yang sempat hilang di Terminal Bus Wangon, Sabtu(13/5) akhirnya berhasil ditemukan diamankan oleh personel Polsek Wangon.(suaramerdeka.com/ Susanto)
BANYUMAS, suaramerdeka.com – Aparat Reserse Kriminal Polsek Wangon akhirnya berhasil mengungkap kasus hilangnya satu unit Bus Sinar Jaya B 7158 TGA yang sedang diparkir komplek Terminal Wangon Sabtu (14/5) lalu. Terduga pelaku pencurian bus tersebut tak lain adalah karyawan perusahaan otobus sendiri yang beraksi atas motif keterdesakan ekonomi.
Dua orang itu adalah Yuniardi (36), warga Desa Bumijawa Kecamatan Bumijawa Tegal dan Ujang (40) warga Bumijawa yang beristri warga Wangon. Yuniardi yang menyerahkan diri kini diamankan di Mapolsek Wangon sementara pelaku ke dua masih diburu polisi. Yuniardi menyerahkan diri kepada pihak kepolisian sebelum bus curian itu dijual ke penadah.
Kanit Reskrim Polsek Wangon Ipda Karseno menjelaskan dari keterangan terduga pelaku, motif pencurian bus antar kota antar provinsi itu adalah motif ekonomi. Pelaku pertama yang tertangkap polisi mengaku diajak oleh pelaku ke dua. Mereka melakukan aksinya dengan menggunakan kunci cadangan.”Selain itu, pencurian juga dilatarbelakangi karena adanya pesanan bus dari penadah sehingga nekad melakukan pencurian tersebut. Sebelum diserahkan ke penadah, ternyata kasus ini terlebih dulu tertangkap,” jelasnya.
Dijelaskan Karseno, sebelum tertangkap dan menyerahkan diri ke polisi, pelaku pertama yang menaruh curiga terhadap pelaku yang kabur. Sebelum menyerahkan diri, pelaku pertama sempat mencurahkan kegundahan hatinya kepada salah satu polisi di Polsek Bojong, Tegal. Dari situlah kemudian pelaku pertama datang ke Mapolsek untuk menyerahkan diri.
Kapolsek Wangon, AKP Supriyanto  mengapresiasi terungkapnya kasus pencurian yang sempat menjadi bahan pembicaraan ramai warga di media sosial. Berkat penyelidikan polisi ke wilayah Tegal, identitas pelaku dan motivasi aksi kriminal itu terungkap. Selain pelaku pertama, polisi juga berhasil mengamankan bus Sinar Jaya nomor bodi 74-ZX terparkir di sekitar lokasi parkir obyek wisata Guci, Tegal, Minggu (15/5) pukul 06.00 .
Setelah berkoordinasi dengan Polres Tegal, Polsek Wangon telah berhasil membawa barang bukti berupa Bus Sinar Jaya B 7158 TGA yang sempat dibawa kabur terduga pelaku. “Kamipun kini sedang berkoordinasi dengan Polres Tegal untuk menangkap seorang lagi. Kami berharap secepatnya bisa tertangkap,” katanya.

Sempat Terdeteksi di Jakarta, Kini Jejaknya Menghilang

Sempat Terdeteksi di Jakarta, Kini Jejaknya Menghilang
Radar Banyumas 
Perburuan terhadap Ujang (40), buron kasus pencurian bus Sinar Jaya di Terminal Wangon, terus dilakukan. Sayangnya, polisi justru kehilangan jejak Ujang sejak dua hari terakhir ini. Terakhir, keberadaan Ujang terdeteksi di wilayah Tanjung Priok Jakarta Utara.
Kapolsek Wangon AKP Supriyanto mengatakan, selama ini keberadaan Ujang terdeteksi lewat sinyal ponsel yang masih aktif. Namun, dua hari kemarin, nomor tersebut tidak aktif sehingga pelaku tak lagi terdeteksi. ” Tapi, kami masih akan terus mencarinya,” kata dia, Jumat (20/5).
Sejauh ini, Ujang menjadi sangat penting karena dia yang mengajak Lia Yuniardi (36) untuk bersekongkol mencuri bus Sinar Jaya. Ujang disebut pula sebagai orang yang menerima order dari penadah bus hasil curian.
Lebih lanjut Supriyanto mengatakan, Ujang yang merupakan sopir bus Sinar Jaya tersebut sering berada di Wangon. Bus yang dikemudikannya memang memiliki trayek Wangon. Selain itu, Ujang juga banyak dikenal sopir Sinar Jaya lain terutama di Wangon. Istri Ujang tercatat merupakan warga Wangon.
“Kami berhatap bantuan sopir bus Sinar Jaya untuk ikut memberikan info jika melihat pelaku tersebut. Sementara bus Sinar Jaya sebagai barang bukti masih berada di terminal Wangon. Lia Yuniardi sudah dibawa ke Polres Banyumas,”jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Bus Sinar Jaya yang tengah diparkir di Terminal Wangon sempat hilang dicuri, Jumat (17/6) lalu. Dua hari berselang, seorang pelakunya yakni Lia Yuniardi menyerahkan diri. Sementara, Ujang memilih kabur. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…