Langsung ke konten utama

Hari Jadi Banyumas , Umur Banyumas Lebih Tua 12 Tahun

  

1 February 2016 Radar Purwokerto

Perdana, Hari Jadi 22 Februari


PURWOKERTO – Tahun ini, peringatan Hari Jadi Banyumas untuk pertama kalinya pada tanggal 22 Februari. Sebelumnya Hari Jadi Banyumas diperingati setiap tanggal 6 April. Perubahan ini berdasarkan Perda Kabupaten Banyumas Nomor 10 Tahun 2015 tentang Hari Jadi Kabupaten Banyumas. Perda tersebut mencabut Perda Nomor 2 Tahun 1990 tentang Hari Jadi Kabupaten Banyumas.
Kabag Humas Setda Banyumas Agus Nur Hadie menjelaskan, tanggal 22 Februari ditentukan sebagai patokan Hari Jadi Kabupaten Banyumas berdasarkan perhitungan tanggal dan hari dimana Raden Joko Kaiman (Adipati Mrapat) yang bergelar Adipati Warga Utama II, diangkat atau ditetapkan oleh Sultan Pajang sebagai Adipati Wirasaba VII menggantikan rama mertuanya yaitu Adipati Warga Utama I (Adipati Wirasaba VI).
Joko Kaiman yang telah diangkat menjadi Adipati Wirasaba VII, membagi daerah kekuasaannya menjadi empat (sehingga Raden Joko Kaiman terkenal dengan nama Adipati Mrapat). Yaitu Banjar Pertambakan diberikan kepada Kiai Ngabehi Wirayudo, Merden diberikan kepada Kiai Ngabehi Wirakusumo, Wirasaba diberikan kepada Kiai Ngabehi Wargawijoyo. Sedangkan Raden Joko Kaiman rela kembali ke Banyumas, dengan maksud mulai membangun pusat pemerintahan yang baru.
“Dengan demikian, tanggal 27 Ramadan 978 H atau 22 Februari 1571 lebih bisa dipertanggungjawabkan, karena ada sumbernya atau ada dokumennya. Tanggal tersebut merupakan alternatif kuat untuk ditetapkan sebagai Hari Jadi Kabupaten Banyumas sebelum ditemukan sumber sejarah lain yang lebih kuat,” kata Agus kepada Radarmas, kemarin.
Dengan perubahan hari jadi, lanjut dia, ada perbedaan rentang waktu 12 tahun. Dimana Hari Jadi Banyumas yang baru ditetapkan 12 tahun lebih tua. Sehingga di tahun 2016, Banyumas akan merayakan hari jadinya yang ke 445.
Lebih lanjut Agus mengatakan, terkait perayaan hari jadi Banyumas tahun, sejumlah kegiatan sudah disiapkan. Rangkaian acara tidak jauh beda dengan perayaan tahun-tahun sebelumnya. Hanya saja pada perayaan kali ini akan diadakan prosesi perpindahan Kabupaten Banyumas dari Banyumas ke Purwokerto, yang rencananya akan diadakan Kamis (18/2).
“Teknisnya baru akan dibahas besok Senin (hari ini, red). Rencananya akan ada iring-iringan kendaraan dari Banyumas ke Purwokerto dengan rute dari Pendopo Kecamatan Banyumas, Kalibagor, Sokaraja, Air Mancur, Berkoh, Pasar Wage, Jalan Jenderal Soedirman, Alun-alun Purwokerto dan Pendopo Si Panji Kabupaten Banyumas,” kata dia.
Selain itu, pada Kirab Prosesi Pusaka Hari Jadi ke-445 Kabupaten Banyumas akan diadakan Minggu (28/2) pukul 10.00 WIB. “Yang membedakan dengan sebelumnya, diselenggarakan pada pagi hari. Kalau dulu biasanya siang hari,” ujarnya.



DIRGAHAYU KABUPATEN BANYUMAS KE 445
(22 Februari 1571-22 Februari 2016)

Info Rangkaian Kegiatan Hari Jadi :
Tanggal 18 Februari 2016 Jam 08.00 Ziarah ke Makam R Djoko Kaiman di Makam Dawuhan Kec Banyumas dilanjutkan Syukuran dan Ruwatan Wayang Kulit di Pendopo Kecamatan Banyumas
Tanggal 18 Februari 2016 Jam 09.30 Prosesi Perpindahan Kabupaten Banyumas dari Banyumas ke Purwokerto. Start Pendopo Kecamatan Banyumas menuju Pendopo Si Panji Banyumas.
Tanggal 22 Februari 2016 Jam 08.00 Upacara Bendera Peringatan Hari Jadi ke 445 Kabupaten Banyumas di Alun-alun Purwokerto
Tanggal 22 Februari 2016 Jam 09.00 Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kab. Banyumas
Gedung DPRD Kabupaten Banyumas
KIRAB PROSESI PUSAKA HARI JADI KE 445 KABUPATEN BANYUMAS
Minggu,28 Februari 2016 Jam 10.00 Start Pendopo Wakil Bupati Menuju Pendopo Sipanji.
Jangan lewatan juga MNCTV Live Show Jum’at dan Sabtu 26-27 Februari 2016 di GOR Satria Purwokerto.
DENGAN HARI JADI KE 445 KABUPATEN BANYUMAS, KITA WUJUDKAN BANYUMAS YANG SEJAHTERA, BERDAYA SAING DAN BERBUDAYA BERLANDASKAN IMAN DAN TAQWA

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…