Selamat Kepada Calon Kepala Daerah Banyumas

Senin, 01 Februari 2016

Akar Glugu “Disulap” Jadi Alat Rumah Tangga


BANYUMAS – Akar Glugu atau akar kayu kelapa sering menjadi limbah karena tidak ada yang mengolahnya. Namun, di tangan Kasir (63) warga Watuagung, Kecamatan Tambak, menjadi barang yang mengandung nilai manfaat.
Kasir mengatakan, limbah glugu yang berharga murah, bisa lebih bernilai saat dibuat menjadi cowet yang biasa digunakan oleh para ibu rumah tangga untuk alas membuat sambal atau menumbuk bumbu dapur. Selain itu, limbar glugu itu iuga dia buat menjadi piring.
Dengan Rp 100 ribu, dia bisa membuat puluhan cowet ataupun gerabah. Dia membuat aneka piring dan cowet berbagai macam ukuran untuk didistribusikan ke pasar tradisional, pasar modern dan rumah makan besar di wilayah Banyumas maupun Kebumen.
“Limbah glugu bukan hanya untuk membuat cowet yang dijual di pasar, tapi justru tempat sambal laku dipesan oleh rumah makan,” ujarnya.
Piring buatannya pun ada berbagai macam bentuk, lingkaran, persegi, jajaran genjang, daun, bahkan ada yang berbentuk hati. “Piring-piring itu kalau di rumah makan untuk tempat ikan gurameh,” jelasnya.
Harga gerabah yang dia buat berkisar antara Rp 6000 hingga Rp 25.000. Untuk tempat sambal yang kecil, dia jual dengan harga Rp 6000, sedangkan paling mahal yaitu piring yang dibuat berbagai macam bentuk, harganya mencapai Rp 25.000.
Usaha memanfaatkan limbah akar glugu dianggap menguntungkan olehnya. Sebab, akar glugu mudah dicari di wilayahnya. Penjuaalan di pasar modern juga laku keras. “Kami memasok juga ke pasar modern, khususnya untuk piring dengan berbagai macam bentuk. Bisa dibilang sangat menguntungkan,” ungkapnya.
Dia berharap pemasaran coetnya akan lebih meluas lagi, setidaknya di lingkup Pulau Jawa. “Saya harap, kami tetap bersemangat menjalankan usaha ini. Kunci sukses itu semangat. Karena bahan baku dan alat sudah tersedia,” imbuhnya.

 30 January 2016 Radar Banyumas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Memb...