Langsung ke konten utama

Stadion Mini Mangkrak


RADARMAS/Purwokerto,
 TIDAK TERURUS : Stadion Mini sudah jarang digunakan dan terkesan tidak terawat. /DIMAS PRABOWO/RADARMAS

TIDAK TERURUS : Stadion Mini sudah jarang digunakan dan terkesan tidak terawat.
Kewenangan Tidak Jelas
PURWOKERTO – Stadion Mini yang berada di wilayah Kelurahan Purwokerto Kulon, mangkrak. Hal itu disebabkan tidak adanya kejelasan kewenangan, sehingga sampai saat ini untuk proses perizinan penggunaan masih saling lempar. Bahkan tidak ada pemeliharaan, baik dari pihak kelurahan maupun pemerintah kabupaten.
Dari pantauan Radarmas kemarin, sejumlah fasilitas stadion tidak berfungsi. Seperti kamar mandi dan toilet. Bahkan kondisi pagar keliling dan rumput liar terlihat belum pernah tersentuh perawatan.
Salah satu warga setempat, Yoga mengatakan, sampai saat ini Stadion Mini memang tidak pernah mendapat perawatan apa-apa. “Paling ada warga yang mengambil rumput untuk umpan ternak,” katanya.
Dijelaskan, akibat mangkraknya fasilitas umum tersebut, saat ini banyak keluhan dari masyarakat karena beberapa kali kawasan tersebut digunakan untuk praktik penyakit masyarakat. Seperti perbuatan mesum dan minum-minuman beralkohol.
“Beberapa waktu lalu juga pernah ada razia dari Satpol PP, dan beberapa pasangan sempat terjaring,” ujarnya.
Terpisah, Lurah Purwokerto Kulon, Mukhlisin mengaku tidak dapat berbuat banyak. Meski dalam catatan daerah aset tersebut berada di wilayah Kelurahan Purwokerto Kulon, namun untuk perizinan tetap harus dilakukan ke tingkat kabupaten.
“Dulu itu kan kewenangan Dindik, tapi saat ini tidak ada kejelasan. Jadi sekarang kalau ada event atau kegiatan di wilayah itu, kita akan rekomendasikan untuk mengurus perizinan ke Pemkab melalui DPPKAD,” katanya.
Lebih lanjut dikatakan untuk pemeliharaan Stadion Mini dia mengaku dari kelurahan tidak memiliki anggaran. Begitu juga pemkab.
Dia menjelaskan, sampai saat ini belum ada penyerahan kewenangan dari pihak yang berwenang kepada pihak kelurahan terkait pemeliharaannya. Sehingga sampai saat ini, pihaknya juga belum dapat menganggarkan.
“Sebelumnya juga ada yang mengajukan untuk menggunakan stadion untuk latihan sepakbola, namun kita arahkan ke Pemkab. Sampai sekarang kita belum tahu kelanjutannya,” jelasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…