Langsung ke konten utama

Kejaksaan Negeri Banyumas dinilai melampaui kewenangannya

PURWOKERTO – Kejaksaan Negeri Banyumas dinilai melampaui kewenangannya dalam penyelidikan kasus dugaan laporan pertanggungjawaban (LPj) fiktif atas penggunaan anggaran kegiatan perjalanan dinas dan keperluan rumah tangga tahun anggaran 2013 di lingkungan setda dan TU Bupati.

“Dari sisi yurisdiksi, wilayah hukum ini seharusnya bukan menjadi kewenangan pihak Kejari Banyumas. Karena objek penyelidikan perkara ada di Purwokerto, semestinya ini masuk wilayah hukum Kejari Purwokerto,” kata praktisi hukum, Untung Waryono, juga politisi PPP, Senin (14/3).
Menurutnya, laporan masyarakat masuk ke Kejari Banyumas, seharusnya dilimpahkan ke Kejari Purwokerto atau kedua kejaksaan itu saling berkoordinasi, apakah laporan tersebut patut dutindaklanjuti atau tidak.
“Ini berbeda dari kasus kelapa genjah entok, yang juga ditangani Kejari Banyumas. Karena temuan buktinya dianggap kebanyakan di wilayah hukum Kejaksaan Banyumas, ini bisa dipahami.
Sedangkan untuk kasus penyimpangan SPPD di lingkungan setda dan TU Bupati kan berada di Purwokerto dan sudah di sini sudah ada kejaksaan sendiri,” ujarnya. Dia mengakui, memang tidak ada ketentuan aturan yang khusus menegaskan pengaturan penanganan wilayah hukum.
Namun dari kesepakatan secara umum dan menjadi kebiasaan, dua kejaksaan tersebut sudah membagi wilayah penanganan hukum.
“Ini kan termasuk pula adanya dua pengadilan negeri. Kalau semua bebas menangani, ya di satu sisi menyenangkan bagi praktisi hukum, tapi di sisi lain juga membingungkan,” tandasnya. Pembagian wilayah hukum kejaksaan dalam satu kabupaten, kata dia, ini diatur dalam UU No 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI.
Pada Pasal 27 Ayat 1 disebutkan, kepala kejaksaan negeri adalah pimpinan kejaksaan negeri yang mengendalikan pelaksanaan tugas dan wewenang kejaksaan di daerah hukumnya.
“Maksud daerah hukumnya, ya berarti kalau di Kabupaten Banyumas sudah ada pembagian secara jelas dan mestinya ini saling dihormati,” ujarnya. Ketua Satria Legal Watch (SLW) Purwokerto, Suradi Al Kharim mengatakan, kejaksaan semestinya tidak asal menindaklanjuti laporan yang masuk.
Laporan dari LSM maupun elemen masyarakat lain, tetap harus dikaji dan dicermati dulu. Jika harus minta audit internal ke Inpektorat Pemkab Banyumas, hal itu masih dalam ranah internal kedua 

 Kejari Lampaui Kewenangan institusi tersebut.
“Tidak terus diungkapkan ke publik dulu dan langsung dianggap sudah masuk ranah pidana. Ini kan masih dalam tahap pendalaman dan pengumpulan data,” nilainya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…