Langsung ke konten utama

Pengembangan Balai Kemambang 27 hekatare

Anggaran Pembebasan Lahan Rp 4,5 M

 DIPERLUAS : Balai Kemambang bakal diperluas. Tahun ini sudah dianggarkan untuk pembebasan lahan. /DIMAS PRABOWO/RADARMAS

DIPERLUAS : Balai Kemambang bakal diperluas. Tahun ini sudah dianggarkan untuk pembebasan lahan. /DIMAS PRABOWO/RADARMAS

PURWOKERTO – Pemkab Banyumas menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp 4,5 miliar, untuk rencana pengembangan Balai Kemambang di tahun 2016 ini. Jumlah tersebut akan diupayakan untuk proses pembebasan lahan.
Kabid Tata Ruang Dinas Cipta Karya Kebersihan dan Tata Ruang (DCKKTR) Kabupaten Banyumas Puspa Wijayanti mengatakan, pengembangan masih dalam proses perencanaan. Namun pihaknya saat ini sudah mulai menyusun tim persiapan, yang akan difokuskan pada penetapan lokasi lahan yang akan dibebaskan.
Diakui, alokasi anggaran belum mampu mengakomodir pembebasan seluruh lahan. Sehingga ke depan untuk pembebasannya dilakukan secara bertahap.
“Yang terpenting saat ini kita fokuskan untuk penetapan lokasi lahan. Karena kita juga belum tahu lahan-lahan mana saja yang akan dibebaskan. Kita upayakan September nanti lokasi sudah ditetapkan. Kalau bisa lebih cepat malah lebih baik,” jelasnya.
Disisi lain, saat ini pihaknya juga masih menunggu studi kelayakan terkait lahan yang akan dibebaskan. Sambil menunggu proses perencanaan, DCKKTR saat ini juga tengah menyusun tim persiapan yang terdiri dari beberapa instansi terkait seperti DCKKTR, Bagian Pemerintahan Setda, Bagian Hukum Setda, SDABM, DPPKAD, BLH, hingga BPN.
Menurutnya, tim yang akan melakukan proses persiapan sebelum proses pembebasan dilakukan. Namun demikian, proses persiapan nantinya baru akan dijalankan pasca penetapan lokasi yang dilakukan melalui SK Bupati.
“Kita harapkan bisa segera diselesaikan, sehingga ke depan bisa dilanjutkan dengan upaya pembangunan,” katanya.
Seperti diketahui, rencana perluasan Balai Kemambang saat ini masih terganjal lahan. Rencananya perluasan lahan yang akan dilakukan mencapai 27 hekatare, namun sebagian merupakan tanah bengkok sehingga tidak perlu dilakukan pembebasan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…