Langsung ke konten utama

Perda Pariwisata Mendesak Disahkan\


PURWOKERTO – Potensi pariwisata di Kabupaten Banyumas masih menjadi daya tarik, baik wisatawan domestik maupun luar daerah. Namun potensi tersebut perlu didukung dengan beberapa dasar kepariwisataan. Sehingga ke depan pengelolaan periwisata bisa lebih baik.

Kabid Pariwisata Dinporabudpar Kabupaten Banyumas Deskart Djatmiko mengatakan, ada empat hal yang menjadi dasar kepariwisataani. Keempatnya perlu ada penguatan, sehingga ke depan dapat lebih terintegrasi antara pemerintah, masyarakat, hingga pihak swasta.
Empat dasar pariwisata yang perlu diperkuat yaitu industri pariwisata, destinasi pariwisata, kelembagaan, hingga promosi.
“Perlu ada aturan yang disesuaikan dengan UU Kepariwisataan, terutama untuk lebih memperkuat dasar pariwisata. Di Banyumas sejauh ini sudah baik, namun tetap diperlukan adanya aturan yang mendasari,” katanya.
Melalui aturan tersebut, konsep pembangunan pariwisata di Banyumas bisa lebih baik. Terutama berkaitan dengan arah pembangunannya.
Deskart menjelaskan, beberapa faktor pendukung pariwisata yang ada juga perlu dibenahi dan diperkuat. Dia mencontohkan, berdasarkan aturan saat ini seluruh hotel harus bersertifikasi. Namun untuk proses sertifikasi tersebut memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
“Sehingga perlahan perlu kita dorong, agar nantinya seluruh hotel atau penginapan di Banyumas memiliki sertifikat. Karena nantinya itu akan sangat berdampak pada pariwisata di Banyumas,” jelasnya.
Selain itu, kemudahan akses juga perlu diprioritaskan untuk meningkatkan pariwisata. Menurutnya, salah satu daya tarik pariwisata yaitu kemudahan akses menuju suatu destinasi pariwisata yang ada.
“Yang terpenting untuk mengembangkan pariwisata diperlukan integrasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta yang mengelola pariwisata. Sehingga memang dibutuhkan aturan yang jelas melalui Perda Pariwisata, yang saat ini masih dalam proses pembahasan,” tegasnya. 

 14 March 2016 |RADARMAS

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…