Langsung ke konten utama

Bupati Tak Tertarik Bangun Proyek Mercusuar ??


28 Mar 2016 , suaramerdeka.com -
Bupati Achmad Husein mulai membuka diri dalam memaknai gaya kepemimpinan di Banyumas yang sudah berjalan hampir tiga tahun ini. Dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) tahun 2017, yang melibatkan banyak stakeholder di Pendapa Si Panji, Senin (28/3), Husein menegaskan tidak tertarik membangun proyek-proyek yang megah, besar, namun pada akhirnya terkesan tidak berguna.
Namun dalam forum tersebut, dia tidak menerangkan lebih lanjut tentang proyek megah dan besar seperti apa yang dimaksud. Termasuk apakah itu sebagai kritik atas kepemimpinan bupati sebelumnya atau sebagai upaya untuk menepis anggapan yang berkembang selama ini, bahwa selama kepemimpinannya tidak ada program yang monumental dan bisa menjadi ikon dari keberhasilan kepemimpinannya. “Kami tidak membuat proyek-proyek yang megah dan begitu besar tapi akhirnya mubah. Lebih baik sederhana, fokus dan tepat sasaran untuk masyarakat. Seperti jalan, pasar, rumah sakit, Puskesmas, sekolah yang pasti berguna untuk masyarakat. Prinsipnya adalah pembangunan yang lebih simpel, sederhana dan pasti berguna,” kata Bupati.
Husein menegaskan, dalam memimpin prinsipnya tidak ingin banyak bicara, namun bekerja dan ada hasil yang bisa dirasakan dan dinilai masyarakat secara luas. Saat ini perbaikan rumah sakit sudah selesai dan terus ditambah fasilitasnya. Untuk Puskesmas, ditargetkan tahun 2017 sudah tidak ada lagi yang rusak. Menurutnya, dari 29 Pueskesmas, tinggal lima tempat yang belum direhabilitasi. Untuk sekolah, saat ini di beberapa lokasi terus diperbaiki. “Sama pasar juga begitu, hampir semua sudah kita perbaiki, kita membuat hal yang tepat sasaran untuk masyarakat,” kata dia.
Terkait jalan, kata dia, tahun ini ada penambahan penanganan pengaspalan jalan kabupaten di desa-desa, kecamatan dan kabipaten. Tahun ini, katanya, ada penambahan penanganan panjang jalan semula 800 kilometer menjadi 1.300 km atau ada tambahan 500 km. Penanganan jalan akan diselesaikan tahun 2018, termasuk pengembangan jalan poros desa.
Selain soal infrastruktur, Bupati juga menekankan soal target meningkatkan produksi dari sektor pertanian hingga pariwisata. Semua elemen yang terkait hal itu, mulai elemen pertanian, kehutanan, perkebunan dan pariwisata harus bersatu padu dan meningkatkan kinerja agar lebih efisien. “Selain itu UMKM juga harus kuat, usaha teknologi informasi juga harus ditingkatkan, ini efisien dan kita harus bisa memberikan akses permodalan yang semakin mudah. Program ini sejalan dengan provinsi dan pusat, dimana nanti kita menambahkan inovasi tambahan,” katanya.
Dia juga menargetkan tahun 2017 ada peningkatan dalam industri pengolahan sumber daya lokal, seperti membangun kerjasama dan kemitraan untuk ekonomi kerakyatan, dengan berbagai usaha mikro menengah ke bawah maupun usaha pangan. Tahun 2017, kata dia, juga menjadi tahun untuk penajaman program penanggulangan kemiskinan dan pengangguran. Diakui, angka pengangguran dan kemiskinan menurun tapi melandai, tidak ada penurunan yang tajam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…