Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Memb...

Senin, 28 Maret 2016

Amblas , Cingebul-Cilacap

Amblas Bertambah, Cingebul-Cilacap Diberlakukan Satu Lajur


BERTAMBAH AMBLAS:Kendaraan melintas di jalur Banyumas-Cilacap di Cingebul, Lumbir yang bertambah amblas. (suaramerdeka.com/Susanto)

BANYUMAS, suaramerdeka.com - Sejak Sabtu (26/3), jalur penghubung Banyumas-Cilacap di Desa Cingebul Kecamatan Lumbir diberlakukan satu lajur. Kendaraan yang melintas dari atau menuju arah Kecamatan Gandrungmangu menuju Kecamatan Lumbir harus bergantian melintas karena amblasnya jalan di jalur tersebut bertambah parah.
Warga Cingebul, Ridwan Budiman mengatakan usai diguyur hujan deras, permukaan jalan di lokasi tersebut kembali amblas. Akibatnya lokasi lajur jalan yang terpaksa ditutup untuk kendaraan yang melintas kembali bertambah panjang. Pasalnya jika dilintasi dikhawatirkan akan membahayakan pengguna jalan dan kendaraan. “Terpaksa permukaan jalan yang amblas ini kami batasi menggunakan tanda. Permukaan aspalnya memang masih ada, tapi mengalami amblas terus menerus terutama usai diguyur hujan deras. Makanya kendaraan yang melintas di jalur ini terpaksa melintas bergantian,” jelasnya, Minggu (27/3).
Seperti diketahui, jalan Kabupaten Banyumas jurusan Cingebul, Lumbir-Cinangsi, Cilacap di Desa Cingebul Kecamatan Lumbir terancam putus telah amblas sedalam dua meter dan sepanjang 10 meter, sejak Senin (7/3). Dengan kontur tanah jalan yang labil dan mudah longsor, warga khawatir jika jalan ini akan putus. Untuk itulah warga setempat berharap pemerintah daerah segera melakukan penanganan terhadap jalan rusak tersebut.
Pelaksana tugas Sekretaris Desa Cingebul, Mustofa mengatakan untuk mengantisipasi bahaya kecelakaan akibat jalur rusak tersebut, pihak pemerintah desa telah memasang papan peringatan tanda jalan amblas di sekitar lokasi. Harapannya dengan adanya papan tersebut pengendara kendaraan bermotor akan lebih hati-hati ketika melintas di jalur tersebut. “Sebagaimana harapan warga dan pengguna jalan ini, kami berharap agar jalan kabupaten yang amblas ini agar segera diperbaiki. Jangan sampai semakin parah dan menggunakan pengguna jalan,” katanya.
Kabid Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kabupaten Banyumas, Erik Kusuma menyatakan pihak pemerintah telah mengecek dan mendata kerusakan jalan akibat tanah longsor di sejumlah wilayah Banyumas. Rencananya usai pendataan, maka penanganan jalan rusak ini akan segera ditindaklanjuti sesuai dengan kemampuan anggaran dan petunjuk teknis yang tepat. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar