Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Memb...

Selasa, 10 November 2015

7 Sub Wilayah Rencana Pengembangan Wisata Banyumas

Banyumas Gulirkan 7 Sub Wilayah Pengembangan Wisata


Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui Dinas Pemuda Olah Raga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) akan mengembangkan 7 Sub Wilayah Pengembangan Wisata. Hal ini dikatakan Deskart Setyo Jatmiko Kabid Pariwisata Dinporabudpar Kabupaten Banyumas.

Menurutnya ada empat indikator kesuksesan destinasi wisata, yakni kunjungan yang banyak, lama tinggal yang panjang, jumlah belanja yang tinggi, dan datangnya kembali para wisatawan secara berulang. “Ke-empat indikator tersebut tidak mungkin berhasil jika satu wilayah digarap sepotong-sepotong” jelasnya.
“Kalau sepotong hanya satu wilayah yang digarap, mungkin tingkat kunjungannya tinggi. Tapi lama tinggalnya rendah sehingga akan berpengaruh pada tingkat belanja yang rendah. Padahal tujuan kita mengembangkan wisata, pada puncaknya ingin membangun keberdayaan ekonomi secara langsung serta meningkatkan daya beli masyarakat karena masyarakat bisa berproduktivitas”, lanjutnya.

Untuk menuju ke arah tersebut, Dinporabudpar Kabupaten Banyumas, melakukan revisi terhadap Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah. Berdasaran Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPD) yang lama, sentral destinasi wisata Banyumas hanya di Kecamatan Baturraden, Wangon, dan Banyumas. Pengembangan destinasi wisata Banyumas yang baru nantinya meliputi tujuh sub-wilayah pengembangan pariwisata (SWPP).

Tujuh sub-wilayah destinasi itu adalah SWPP I Baturraden dan sekitarnya, SWPP II Cilongok dan sekitarnya, SWPP III Ajibarang dan Wangon, SWPP IV Purwojati dan Jatilawang, SWPP V Banyumas, Somagede, dan sepanjang Sungai Serayu, SWPP VI Tambak dan Sumpiuh, serta SWPP VII Purwokerto dan sekitarnya” tambah Jatmiko .

Descart mencontohkan pengembangan SWPP V, dimana di sub wilayah itu akan dilakukan pengembangan pariwisata di kota lama Banyumas bersamaan dengan pengembangan pariwisata Somagede dan wilayah di sepanjang aliran Sungai Serayu.
Di sub wilayah pengembangan pariwisata V ini meliputi 26 desa dari enam kecamatan di sepanjang aliran Sungai Serayu, yakni Somagede, Kalibagor, Banyumas, Patikraja, Kebasen, dan Rawalo.
“Kawasan wisatanya akan berpusat di Sungai Serayu. Minggu kemarin kami sudah mulai bereksperimen dengan Festival Serayu Banyumas VIII, semua wilayah yang memangku Sungai Serayu nantinya akan terlibat dalam SWPP V sebagai satu kawasan yang ditumbuhkan dengan karakteristik yang tidak terlalu berbeda,” pungkasnya.

(Humas Pemkab Banyumas)

Untuk mewujudkan rencana ini perlu kerjasama berbagai pihak, temasuk lintas instansi. Misalnya tekait kota lama Banyumas bukan hanya domain Dinas Pariwisata dan Budaya melainkan Dinas Perhubungan. Mengapa? karena ada yang harus dikelola lebih maksimal dalam hal transportasi ke kota lama. 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar