Langsung ke konten utama

Menghidupkan Kawasan Industri Wangon-Ajibarang





Arsip Suara Merdeka 17 Maret 2003

 Menghidupkan Kawasan Industri Wangon-Ajibarang


PURWOKERTO- Sebagai calon sekaligus sebagai bupati saat ini, membuat Aris Setiono (56) berpikir realistis dan mengalir saja. Termasuk adanya gegap gempitanya dukung mendukung ataupun tolak menolak kepada calon bupati tertentu.
''Kesiapan saya mengalir saja sesuai dengan perkembangan. Sebagai calon pun saya tidak melihat calon lain melakukan apa. Itu cara beliau masing-masing,'' alasan Purnawirawan TNI AD ini. ''Toh sebenarnya saya wayang, dimana dalangnya ada di DPRD,''tambahnya. Apakah dalangnya dari luar Dewan ? Tidak sejauh itu, sebab hal tersebut bagi dia rentan dengan money politics , padahal itu sesuatu yang sangat dipertaruhkannya untuk tidak melakukannya dalam Pilbup ini. Pengakuannya, dia mencalonkan lagi sebagai bupati, karena berangkat dari keinginan Banyumas yang tetap kondusif dalam kepemimpinannya selama ini. Akibat krisis ekonomi, selama lima tahun memimpin Banyumas dengan kondisi seperti itu, membatasi seorang bupati melakukan tugas membangun wilayahnya. Akibatnya, banyak kritikan kepada dirinya kalau dinilai gagal dalam melakukan pembangunan fisik. Akan tetapi, walaupun seperti itu kondisinya, hasil pembangunan fisik di desa ada jawabannya. Seperti pembangunan jalan, saluran irigasi dan bidang lain. ''Saya mengedepankan pembangunan di desa daripada kota. Dan kebetulan saya tidak suka mengekspose hasil pembangunan itu, seperti dengan pengguntingan pita,'' ujar pria kelahiran Wonogiri ini. Bagaimana dengan investasi di Banyumas? Selama ini Banyumas welcome kepada siapa saja yang ingin berinvestasi. Yang penting asal mengikuti aturan, tidak merusak lingkungan dan berada pada kawasan yang telah ditentukan. Banyumas telah membuat kawasan industri bagi para investor yang ingin masuk. ''Sepanjang jalur Wangon-Ajibarang diperuntukkan untuk itu, dan itu akan dikembangkan dalam lima tahun ke depan'' kata dia. Diakui, belum banyaknya investor yang masuk ke Banyumas karena investor sendiri yang belum mau melakukan investasi. Menurut pria lulusan AKABRI tahun 1970 ini, dengan mengevaluasi kepemimpinan pada lima tahun pertama, maka untuk lima tahun berikutnya akan mempercepat visi dan misi yang dijabarkan dalam propeda.

Jadi sudah cukup lama rintisan kawasan jalan Raya Wangon Ajibarang ini untuk daerah industri. Pada era Bupati Marjoko diresmikan proyek Pabrik Semen Bima, yang saat ini sudah mulai beroperasi dan Era Bupati Husein kembali dilakukan Ground Breaking Line 2. Sehingga rencana pabrik Semen Bima akan beroperasi penuh dan maksimal tahun 20I7. 

Mengenai peruntukkan Jalan raya Wangon Ajibarang juga ditetapkan oleh bupati Husein sebagai salah satu rencana masa pemerintahannya harus bisa terwujud sebelum berganti kepemimpinan. Bahwa Jalan ini harus bisa terwujud sebagai daerah industri utama di Kabupaten Banyumas.
Selain Semen Bima, saat ini ada banyak industri skala kecil mulai dari pengolahan batu hingga pabrik aspal. Dan diharapkan Pemkab Banyumas Menetapkan wilayah ini sebagai kawasan industri untuk diusulkan kepada Provinsi jawa Tengah, mengingat saat ini hambatan bagi perkembangan industri di Kabupaten Banyumas adalah tata ruang bahwa Kabupaten Banyumas belum punya Kawasan industri , yang ada saat ini baru daerah industri.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…