Langsung ke konten utama

Festival Mendoan Save Mendoan

FESTIVAL MENDOAN BANYUMAS MERIAH





 Ribuan orang memadati “Festival Mendoan” yang digelar di pusat kuliner dan cenderamata Prathista Hasta, Purwokerto Minggu (8/10) kemarin. Kegiatan ini digelar Pemkab Banyumas merespon kepemilikan hak eksklusif merek dagang mendoan atas nama perorangan.
Festival yang dibuka oleh Bupati Banyumas, Ir Achmad Husein sekitar pukul 06.00 WIB, bersamaan dengan penyelenggaraan Car Free Day di dekat Alun-Alun Purwokerto, diikuti sekitar 44 peserta yang mewakili beberapa wilayah dan pengusaha.
Bupati mengatakan acara tersebut dilaksanakan untuk membuktikan dan meningkatkan rasa memiliki terhadap mendoan. "Masyarakat banyak yang datang ke acara ini. Mereka tidak hanya berebut mendoan yang dibagikan gratis, tetapi juga kecintaan terhadap makanan nenek moyang. Ini menandakan memang masyarakat fanatik terhadap mendoan," katanya.
Lebih jauh ia mengemukakan dengan adanya kasus hak merek dagang mendoan, ada hikmah yang bisa dirasakan bersama. "Kita bisa menjaganya agar lebih baik dan jangan sampai terulang kembali, karena mendoan adalah milik kita semua," ucap Buapti.
Kontroversi hak perorangan merek mendoan mencuat, saat seorang warga Sokaraja mematenkan merek mendoan di Ditjen Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Kemenkumham.
Pihak Kemenkumham mengesahkan merek dagang mendoan tersebut pada Tahun 2010 hingga 2018 kepada Fudji Wong.
Dalam seuatu kesempatan, Fudji mengemukakan pendaftaran merk dagang “mendoan” tidak ingin menghaki, tetapi lebih kepada menyelamatkan karena dirinya lahir dan besar di Banyumas. “Dari pada mendoan didaftarkan oleh orang asing atau luar Banyumas itu akan lebih rumit, saya pun rela dan siap jika hak merek dagang mendoan diminta Pemkab Banyumas” katanya.
Menurut Maryani, warga yang menyaksiakan acara tersebut, mendoan merupakan makanan wajib masyarakat Banyumas. "Hampir semua orang di Banyumas makan mendoan, bahkan bisa dikatakan makanan wajib yang bisa ditemui di mana saja dan kapan saja" katanya
Dirinya sempat mengaku kecewa dengan hal tersebut. Tetapi setelah mendengar dan memperhatikan dari berbagai penjelasan di media, dirinya bisa memahami dan ikut menegaskan bahwa mendoan adalah milik masyarakat Banyumas bukan perorangan.





















sumber : Humas Pemkab banyumas

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…