Langsung ke konten utama

Akreditasi Puskesmas di Kabupaten Banyumas

( Radar Banyumas) Dari 39 Puskesmas yang ada di Kabupaten Banyumas, belum ada yang terakreditasi. Bahkan di Provinsi Jawa Tengah, baru ada empat Puskesmas di Kabupaten Wonosobo yang terakreditasi.
Kepala Bidang Pembinaan dan Pengendalian Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Banyumas Agus Nugroho MKes mengatakan, saat ini akreditasi Puskesmas di Kabupaten Banyumas terus berjalan dan sudah sampai tahap pendampingan akreditasi.
“Jadi belum ada puskesmas yang terakreditasi, karena semua sedang persiapan untuk proses akreditasi,” katanya.
Ada sembilan tahapan dalam akreditasi puskesmas. Yakni workshop akreditasi, pelatihan akreditasi puskesmas, pelatihan audit internal, pelatihan pendampingan akreditasi, pendampingan akreditasi, penyusunan dokumen akreditasi puskesmas, pra penilaian, rekomendasi Dinas Kesehatan Provinsi, dan penilaian akreditasi oleh assesor pusat.
“Target kita pada 2017 sudah sampai tahap penilaian. Meskipun batas waktu secara nasional hingga 2019,” lanjut dia.
Ditambahkan Agus, saat ini di Provinsi Jawa Tengah hanya ada empat puskesmas di Kabupaten Wonosobo yang telah terakreditasi. “Yang saya ingat ada Puskesmas Garung, Selomerto, Wonosobo 1 dan satunya saya kurang ingat. Mereka sudah terakreditasi sejak Juli atau Agustus 2015,” terangnya.
Salah satu faktor yang membuat keempat puskesmas di Wonosobo cepat terakreditasi, karena masuk sebagai percontohan atau pionir.***

Sebenarnya secara fisik, hampir semua Puskesmas di Kabupaten Banyumas sudah memenuhi standar. meski bukan di kota besar , mayoritas sudah dibangun 2 lantai dengan fasilitas yang lengkap dan memiliki fasilitas rawat inap serta UGD 24 jam. 

Sebagai contoh Puskesmas Wangon I yang berlokasi di jl Raya Barat Wangon ini. Sudah dilengkapi monitor dan antrian elektronik. serta banyaknya CCTV. 

Dan semua Puskesmas di Kabupaten Banyumas memiliki bentuk atau warna gedung yang standar seperti ini, keculai di Purwojati karena saya pernah lihat. 





Lantai 2












Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…