Langsung ke konten utama

Cumplung Somagede Dilirik Pasar Jepang

Cumplung Somagede Dilirik Pasar Jepang


(21 November 2015 , Radar BANYUMAS)  – Cumplung atau kelapa muda yang rontok karena gagal tumbuh yang biasanya tergeletak di tanah, ternyata biasa menjadi indah dan berpeluang menghasilkan pundi-pundi rupiah. Boneka cumplung buatan warga Desa Somagede, Kecamatan Somagede, ternyata dilirik pasar Jepang karena bentuknya yang unik.
Di tangan Doso Prio, seniman berusia 51 tahun, cumplung dibuat menjadi boneka yang menyerupai wajah tokoh, di antaranya tokoh Dalang Gino yang menginspirasinya.
Dia juga memberi ciri khas dalam souvenirnya, yaitu dengan memberi ikat kepala yang khas dengan unsur Banyumasan. “Saya buat karikatur wajah. Biasanya tokoh masyarakat atau tokoh pewayangan. Ada ikat kepalannya, agar menunjukkan sisi Banyumasan,” kata Prio.
Karikatur wajahnya sudah banyak dipesan oleh seniman asal Yogyakarta untuk dijual di lokasi wisata. Tak hanya itu, ada yang membeli khusus padanya untuk dikirim ke Jepang.
“Kalau orang sini jarang ada yang beli, kebanyakan malah turis Jepang. Tapi Gubernur Jawa Tengah periode lalu juga pernah memesan kesini, banyak,” ujarnya.
Souvenir cumplung kreasinya ,bahkan mendapat juara satu souvenir tingkat Kecamatan Somagede, dan juara harapan satu di tingkat Kabupaten Banyumas. Tak ada galeri khusus untuk memajang hasil karyanya.
Biasanya dia hanya menggantungkan kerajinannya di ruang tamu. Apabila ada pembeli yang berminat, baru dia jual. “Pembeli yang datang ke rumah. Kalau tidak ya beli di pratista,” papar Prio.
Tak hanya membuat cumplung, prio juga memanfaatkan barang bekas lain seperti serbuk gergaji, pelepah pisang, kayu gulungan telepon, koran, bahkan sabut kelapa.
Topeng buatannya yang terbuat dari limbah serbuk kayu bahkan sudah pernah dikenakan para penari untuk mewakili Jawa Tengah mengikuti lomba tari di Jawa Timur. ” Topeng juga terbuat dari limbah, biasanya gambar tokoh pewayangan Banyumasan,” jelas Prio.
Biola, vas bunga, pigura, dan boneka pelepah pisang berhasil ia buat dari bahan-bahan bekas tersebut.
“Jadi bukan hanya cumplung saja, boneka pelepah pisang juga laris jadi souvenir, karena itu ukurannya kecil. Lukisan saya juga saya tuangkan diatas pelepah pisang. Saya senang menggambar tokoh masyarakat, tokoh pewayangan, maupun kaligrafi,” imbuhnya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…