Langsung ke konten utama

Pesona Gua di Darmakradenan Ajibarang

Goa Lawa , credit to Detik

credit to KR Jogja

(KRjogja.com) - Pesona alam Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang selain dikelilingi perbukitan kapur, juga menyimpan puluhan gua atau goa. Anatara lain Goa Sumur, Goa Damar, Goa Lawa, Goa Kemit, Goa Mol dan Goa Barat, Goa Kromong, Goa Lawang. Dari sejumlah goa tersebut, yang memiliki ukuran paling besar adalah Goa Lawa atau yang biasa disebut Goa Gede. Yang agak besar adalah Goa Sumur, Goa Serwiti, Goa Gandul, dan Goa Kemit. Sedangkan Goa yang lainnya berukuran kecil-kecil. Tempat goa-goa tersebut berpencar. Namun yang paling banyak di sebuah bukit Dusun Karangpucung, meliputi Goa Kemit, Goa Sumur dan Goa Lawa. "Di bukit Dusun Karangpucung kita bisa melihat sekaligus Gua Gede atau lawa, Gua Sumur dan Gua Kemit," ujar Kusno (53), warga Grumbul Cipecang, Sabtu (6/9). Goa Lawa dan Goa Sumur merupakan yang paling terkenal. Keindahan Gua Sumur ini di dalamnya terdapat sebuah lubang besar menyerupai sumur. Goa Lawa didalamnya dipenuhi satwa lawa. Namun sayang goa-goa tersebut meski masuk dalam daftar tempat wisata Kabupaten Banyumas hingga kini masih terbengkelai, belum digarap secara optimal sebagai obyek wisata andalan. "Dulu sebenarnya sudah siap mau dibuat obyek wisata. Tapi entah kenapa tidak diteruskan," kata Kusno. Wacana Gua Sumur dan Goa Lawa di Desa Darmakradenan untuk dijadikan obyek wisata memang sudah berulangkali mengemuka, namun hingga kini belum pernah terwujud. Menurut Kades Darmakradenan Harjono, tertundanya realisasi pembangunan wisata alam Desa setempat, lantaran nilai tawar harga pembebasan tanah milik warga kurang rasional. “Warga menghendaki harga tanah dibayar mahal, sementara Pemkab melalui dinas terkait tidak mampu membayar dengan nilai tawar warga setempat,” kata Kades Harjono. Menurutnya, kondisi tersebut yang kini menjadi permasalahan desa serta dinas terkait. Pasalnya, tarik ulur nilai tawar harga pembebasan tanah antara warga dengan dinas terkait membuat realisasi pembangunan wisata alam tertunda.”Karena harga tanah dinilai kemahalan, sehingga rencana ini digagalkan untuk sementara, disamping mencari langkah yang terbaik supaya saling menguntungkan kedua belah pihak,” ujarnya. Lebih jauh Harjono menjelaskan, rencana pembangunan wisata alam desa setempat, antara lain membangun jalan, terminal, kolam renang, serta kios-kios. Pembangunan itu untuk mendukung jalan menuju lokasi lima goa. Diantaranya, Goa Sumur, Goa Damar, Goa Lawa, Goa Kemit, Goa Mol, dan Goa Barat. "Sebenarnya jika mau dikembangkan jadi obyek wisata akan menguntungkan warga setempat," ujarnya.

Info lain dari Kompasiana, Hafiz 9albiAjibarang merupakan salah satu kecamatan di kabupaten Banyumas yang terletak di bagian barat kabupaten Banyumas . Kecamatan Ajibarang mempunyai letak geografis yang berada didaerah yang berbukit dan bergunung. Mata pencarian para warga di daerah ini adalah bertani dan berdagang, selain itu juga karena daerahnya yang berbukit, daerah ini merupakan daerah penghasil batu kapur. Sebagian besar warganya juga banyak yang bermata pencarian sebagai penambang batu kapur. Daerah penghasil batu kapur ini berpusat di desa Darma kradenan. Desa ini terletak beberapa kilometer dari pusat Kecamatan Ajibarang, Butuh waktu sekitar 15 menit dari pusat kota Ajibarang untuk mencapai desa ini, letak geografisnya yang bergunung membuat jalan menuju ke desa ini cukup banyak terdapat tanjakan, turunan yang berkelok-kelok serta pemandangan tempat pembakaran/pengolahan batu kapur sepanjang jalan. Selain terkenal sebagai daerah penghasil batu kapur, Desa Darmakradenan juga memiliki beberapa obyek wisata goa. Ada puluhan goa- goa yang terdapat di daerah ini. Namun diantara puluhan goa-goa yang ditemukan tersebut, ada 7 goa yang dikembangkan serius, Adapun 7 goa tersebut adalah : Goa Kemit, Goa Sumur, Goa Barat, Goa Lawa, Goa Kromong, Goa Lawang dan Goa Mall. Jarak antara Goa yang terdekat yaitu Goa Kemit dengan Goa yang terjauh yaitu Goa Kromong yang berjarak sekitar 4 Km. Jadi hanya dengan berjalan sejauh itu kita sudah dapat melihat ketujuh Goa tersebut. Kalau hanya ingin menikmati salah satu dari ketujuh Goa tersebut, pilih saja Goa Lawa yang berjarak hanya 500 M dari jalan raya, Goa lawang yang berjarak hanya 1 Km dari jalan raya, atau yang terindah tetapi sedikit lebih jauh yaitu Goa Mall yang berjarak sekitar 2 Km dari jalan raya. Pintu masuk sekaligus pintu keluar utama kawasan Goa Darmakradenan berada di Dusun Karangbawang. Letaknya sangat stategis, karena terletak pada persimpangan jalan yang menghubungkan antara kota Ajibarang kearah Wangon atau sebaliknya. Akses menuju pintu masuk ataupun pintu keluar cukup mudah dan jalannyapun cukup baik, dengan permukaan jalan yang berupa jalan beraspal dengan kondisi jalan yang masih naik dan cukup lebar. Tetapi begitu menuju kearah barat (Kearah kawasan Goa) topografinya tidak merata (berombak-berbukit). Dan situlah sebenarnya tantangan itu sudah terasa. Selain jalan utama tersebut, Dapat juga ditempuh melalui jalur selatan yaitu Lumbir, Namun jalur tersebut hanya cocok bagi anda yang menyukai tantangan.


Komentar

  1. Balasan
    1. Terima kasih atas kunjungannya mas.
      Nanti jika ada refernsi akan saya tambahkan gambar actual.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…