Langsung ke konten utama

Manggarjaya Intensifkan Pengawasan Mutu Gula Kristal

Kelompok Petani Gula Manggarjaya, Desa Semedo, Kecamatan Pekuncen, kini terus mengintensifkan mutu produk gula kristal petani. Hal ini untuk mendorong supaya produk lokal Banyumas tersebut tetap laris di pasar ekspor.
Ketua Kelompok Petani Gula Manggarjaya, Ahmad Sobirin mengatakan, internal control system (sistem pengawasan internal) untuk mutu produk gula ini dilaksanakan oleh kelompok. Hal ini penting untuk menjamin produk gula kristal anggota kelompok tetap berkualitas baik.
“Tiga bulan lalu sempat berhenti pemasaran gula kristal ke luar negeri. Hal itu karena ada yang menyebut kualitas gula kristal menurun. Makanya sampai sekarang kami tetap awasi kualitas produk gula dari petani,” jelas Sobirin, kemarin.
Dijelaskan Sobirin, melalui sistem pengawasan mutu internal inilah, kelompok mendorong pemasaran gula tetap berjalan lancar. Ia yakin dengan kualitas gula kristal yang baik, produksi petani asal Semedo juga akan tetap diterima oleh pasar ekspor. Hingga bulan Mei ini, Manggarjaya berhasil mengekspor sekitar 10 ton gula kristal ke luar negeri.
Diterima Pasar
“Kami bersyukur hingga saat ini produk gula kristal petani kami tetap diterima di pasar dalam maupun luar negeri. Kami berharap pemerintah juga turut mendorong masyarakat untuk memproduksi gula dengan baik sehingga tetap dipercaya pasar,” katanya.
Petani gula asal Pekuncen, Sono (60) mengatakan, pihaknya saat ini juga terus memproduksi gula merah cetak sebagaimana sebelumnya. Iapun menyayangkan oknum pedagang yang memproduksi gula merah palsu dari limbah kecap. Terkait hal itulah ia berharap pemerintah lebih tegas.
“Kami berharap ada pengawasan yang lebih ketat lagi sehingga tidak ada lagi orang yang memproduksi gula merah palsu sebagaimana ditemukan di wilayah Cilongok beberapa waktu lalu. Karena itu berdampak pada pemasaran gula secara umum,” katanya. Warga Ajibarang, Ramlan Kumbadi juga berharap pemerintah atau aparat terus mengintensifkan pemantauan produksi makanan di Banyumas termasuk gula kelapa.
Hal ini penting agar kasus produksi gula merah palsu dari limbah produk kecap yang berbahaya dan tak layak konsumsi tidak terjadi. “Kalau perlu berikan sanksi yang berat sehingga bisa menimbulkan efek jera. Jangan sampai mereka menerima keuntungan banyak, sementara konsumen dirugikan,” katanya.
sumber Suara Merdeka

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…