Langsung ke konten utama

2018, Gedung Kesenian Difungsikan

Pembangunan lanjutan gedung kesenian yang berada di Jalan Pancurawis, Purwokerto Selatan ditargetkan rampung akhir tahun ini. Gedung itu menurut rencana akan mulai difungsikan awal tahun depan. Kasi Penataan Bangunan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Banyumas, Imam Wibowo, mengatakan tahun ini Pemkab telah mengalokasikan anggaran sebanyak 2,4 miliar untuk menyelesaikan bangunan yang mulai dibangun sejak 2014 lalu itu.
”Anggaran tersebut direncanakan untuk melengkapi fasilitas gedung teater tertutup dengan akustik atau peredam suara. Selain itu kami juga akan melakukan penataan jalan masuk, halaman serta tembok keliling,” katanya, kemarin. Pihaknya juga akan mengupayakan mengusulkan anggaran tambahan melalui APBD perubahan 2017.
Anggaran itu akan digunakan untuk melengkapi fasilitas yang lain, meliputi kebutuhan pencahayaan (lighting) dan sound sistem. ”Setelah pembangunan tahap ini selesai, gedung kesenian sudah dapat difungsikan dan digunakan untuk masyarakat seni Banyumas. Untuk pemenuhan fasilitas lain yang diperlukan, akan dilengkapi secara bertahap,” jelas dia.
Berdasarkan konsep yang telah disusun, gedung itu diproyeksikan sebagai taman budaya yang akan dilengkapi dengan sejumlah fasilitas. Antara lain tempat tribun terbuka dan tertutup, kemudian tempat pertemuan dan fasilitas pendukung lain.
Terkait dengan pengelolaan gedung, Kepala DPU, Irawadi, mengatakan akan berkoordinasi dengan dinas terkait. Setelah bangunan selesai, pihaknya berencana menyiapkan pertunjukan sebagai tanda difungsikannya bangunan itu.
”Untuk penggunaannya nanti kami akan berkoordinasi dengan (bidang) kebudayaan terlebih dahulu. Setelah bangunan selesai, nanti peresemiannya ditandai dengan pertunjukan kesenian,” kata dia. Seperti diberitakan, para seniman mempertanyakan selesainya pembangunan gedung kesenian. Pembangunan gedung yang diproyeksikan sebagai pengganti Gedung Kesenian Soetedja itu sampai kini belum rampung.
Salah satu seniman di Purwokerto, Surya Esa, mengaku kecewa dengan kondisi itu. Ia menilai Pemkab telah ingkar janji, karena dahulu pembangunan gedung kesenian direncanakan selesai bersamaan dengan pembangunan Pasar Manis Purwokerto. 
sumber suara merdeka

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…