Langsung ke konten utama

Pagelaran Dramatari Kamandaka

Dalang wayang kulit yang sudah kondang Ki Mantheb Sudarsono siap meramaikan pagelaran dramatari Kamandaka yang digelar pada 15 Juli 2017.
Pementasan kolaborasi sejumlah seniman dan budayawan itu digagas oleh Paguyuban Masyarakat Pariwisata Baturraden (PMPB), di Bukit Bintang Baturraden Banyumas.
Ketua Panitia Sutrisno mengatakan, pekan lalu panitia memastikan kehadiran “dalang oye” ini untuk berperan dalam cerita yang dinukil dari Babad Pasir Luhur tersebut. Ki Mantheb akan bermain bersama pelawak beken Ciblek, kakak beradik Dalang Yakut dan Gandhik.
“Selangkah lagi, kami juga akan memastikan kehadiran Ki Enthus Susmono untuk melengkapi kemeriahan pagelaran ini. Adanya dua dalang beken ini tentu akan mengangkat pentas yang baru pertama digelar ini,” kata dia, kemarin.
Ziarah ke Situs
Dia mengungkapkan, selain menyiapkan pentas, panitia juga berziarah ke sejumlah situs dan peninggalan budaya yang berkaitan dengan sejarah Kamandaka.
Di antaranya Desa Tamansari, Karanggude, situs Watu Sinom, Baturragung, dan lainnya. Sementara untuk latihan digelar di sejumlah tempat seperti Taman Rekreasi Andhang Pangrenan dan Pendapa Si Panji Kabupaten Banyumas.
“Sudah ada empat kali latihan. Tinggal dimatangkan,” tambahnya. Menurut Sutrisno, pelaku seni pertunjukan yang sudah menyatakan untuk bergabung antara lain Sanggar Seni SMK 3 Banyumas, Sanggar Suryakanta, Sanggar Swargaloka, serta gabungan pelaku seni tradisional dan modern.
Selain itu, sejumlah komunitas media sosial Youtubers Banyumas, pegiat senam Zumba, Indonesia Drum and Percussion Purwokerto. Sutradara dramatari ini Muhammad “Bungsu” Ridwan menuturkan, pagelaran tersebut mengambil salah satu dari tiga versi kisah Kamandaka.
Masih bercerita tentang roman antara Dewi Ciptarasa, Kamandaka, dan Prabu Pulebahas. “Kisah Kamandaka yang diangkat dalam pentas ini merupakan versi sejarah Babad Pasir Luhur. Teks tersebut diolah menjadi naskah oleh Satria Setyanugraha,” kata dia.
Bungsu mengatakan, pentas ini sengaja digelar berdekatan dengan libur Lebaran. Tujuannya, agar para pemudik bisa menikmati dan menyaksikan cerita asli daerah asalnya.
sumber suara merdeka

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…