Entri yang Diunggulkan

Penataan Kota Kecamatan Wangon & Kemungkinan Perluasan Urban

Wangon adalah sebuah kota kecamatan yang lokasinya cukup strategis karena menjadi persilangan jalur utama lalu lintas di jalur selatan...

Rabu, 24 Mei 2017

Agustus, Pembangunan Dimulai Jembatan Gantung di Desa Kracak

Mulai Agustus mendatang, jembatan gantung Sungai Tajum, Grumbul Kedunglongsir, Desa Kracak, Kecamatan Ajibarang yang membentang sepanjang 50 meter dan lebar 1,5 meter akan dibangun kembali.
Diharapkan melalui pembangunan tersebut, jembatan yang dimanfaatkan ratusan kepala keluarga di RT 1,2 RW6 Grumbul Kedunglongsir, RT 5 RW 9 Grumbul Majingklak dan Grumbul Parduli tu lebih layak. Hal itu disampaikan Camat Ajibarang, Eko Heru Surono usai mendampingi tim survei pembangunan jembatan dengan Kepala Desa Kracak, Senin (22/5) kemarin.
Eko Heru mengatakan, dengan pembangunan jembatan gantung yang baru nanti diharapkan warga akan lebih aman saat melintas. “Diharapkan nanti bulan Agustus dapat dimulai dan berjalan lancar sampai rampung. Karena memang kondisi jembatan saat ini dalam kondisi yang membayakan,” katanya.
Minim Perawatan
Pejabat Kepala Desa Kracak, Admo S mengatakan, sejak dipasang 11 tahun lalu, perawatan jembatan ini terbilang minim karena keterbatasan pengetahuan dan pengalaman warga. Peran warga dalam memelihara jembatan ini terbatas hanya mengganti papan landasan jembatan sepanjang 50 dan lebar 1,5 meter.
“Sementara untuk perawatan komponen jembatan baik itu baut, tali seling dan sebagainya nyaris tak pernah dilakukan secara rutin atau berkala,” jelasnya. Sebelumnya, Rabu (29/3) silam, Bupati Banyumas, Achmad Husein juga sempat mengunjungi jembatan gantung tersebut.
Husein secara langsung melintasi jembatan yang bagian badan dan komponen lainnya telah rusak dan lapuk. Husein langsung datang bersama dengan anggota DPRD Kabupaten Banyumas, Agus Supriyanto. Husein meminta masyarakat untuk tidak melintasi jembatan gantung tersebut dengan menggunakan kendaraan roda dua sebagaimana diimbau oleh pejabat dinas terkait beberapa waktu lalu.
Ia juga meminta kepada masyarakat untuk tidak lebih dari empat orang saat melintas jembatan tersebut. Terkait dengan kondisi tersebut, Bupati mengatakan, pihak Pemerintah Kabupaten Banyumas akan menggelontorkan bantuan untuk perbaikan jembatan dari APBD sebesar Rp 200 juta. Dana tersebut digunakan untuk perbaikan bagian jembatan yang sudah rusak seperti landasan dan komponen lainnya.
“Yang terpenting adalah jembatan tidak goyang-goyang dan landasannya diganti yang lebih baik. Karena untuk perbaikan secara total biayanya sampai Rp 3 miliar. Nantinya akan kami usahakan kedepan untuk perbaikan total dengan akses roda empat bisa masuk ke tiga grumbul tersebut terlebih jalan di grumbul sudah di aspal semua,” jelasnya.
sum ber suara merdeka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar