Langsung ke konten utama

Agustus, Pembangunan Dimulai Jembatan Gantung di Desa Kracak

Mulai Agustus mendatang, jembatan gantung Sungai Tajum, Grumbul Kedunglongsir, Desa Kracak, Kecamatan Ajibarang yang membentang sepanjang 50 meter dan lebar 1,5 meter akan dibangun kembali.
Diharapkan melalui pembangunan tersebut, jembatan yang dimanfaatkan ratusan kepala keluarga di RT 1,2 RW6 Grumbul Kedunglongsir, RT 5 RW 9 Grumbul Majingklak dan Grumbul Parduli tu lebih layak. Hal itu disampaikan Camat Ajibarang, Eko Heru Surono usai mendampingi tim survei pembangunan jembatan dengan Kepala Desa Kracak, Senin (22/5) kemarin.
Eko Heru mengatakan, dengan pembangunan jembatan gantung yang baru nanti diharapkan warga akan lebih aman saat melintas. “Diharapkan nanti bulan Agustus dapat dimulai dan berjalan lancar sampai rampung. Karena memang kondisi jembatan saat ini dalam kondisi yang membayakan,” katanya.
Minim Perawatan
Pejabat Kepala Desa Kracak, Admo S mengatakan, sejak dipasang 11 tahun lalu, perawatan jembatan ini terbilang minim karena keterbatasan pengetahuan dan pengalaman warga. Peran warga dalam memelihara jembatan ini terbatas hanya mengganti papan landasan jembatan sepanjang 50 dan lebar 1,5 meter.
“Sementara untuk perawatan komponen jembatan baik itu baut, tali seling dan sebagainya nyaris tak pernah dilakukan secara rutin atau berkala,” jelasnya. Sebelumnya, Rabu (29/3) silam, Bupati Banyumas, Achmad Husein juga sempat mengunjungi jembatan gantung tersebut.
Husein secara langsung melintasi jembatan yang bagian badan dan komponen lainnya telah rusak dan lapuk. Husein langsung datang bersama dengan anggota DPRD Kabupaten Banyumas, Agus Supriyanto. Husein meminta masyarakat untuk tidak melintasi jembatan gantung tersebut dengan menggunakan kendaraan roda dua sebagaimana diimbau oleh pejabat dinas terkait beberapa waktu lalu.
Ia juga meminta kepada masyarakat untuk tidak lebih dari empat orang saat melintas jembatan tersebut. Terkait dengan kondisi tersebut, Bupati mengatakan, pihak Pemerintah Kabupaten Banyumas akan menggelontorkan bantuan untuk perbaikan jembatan dari APBD sebesar Rp 200 juta. Dana tersebut digunakan untuk perbaikan bagian jembatan yang sudah rusak seperti landasan dan komponen lainnya.
“Yang terpenting adalah jembatan tidak goyang-goyang dan landasannya diganti yang lebih baik. Karena untuk perbaikan secara total biayanya sampai Rp 3 miliar. Nantinya akan kami usahakan kedepan untuk perbaikan total dengan akses roda empat bisa masuk ke tiga grumbul tersebut terlebih jalan di grumbul sudah di aspal semua,” jelasnya.
sum ber suara merdeka

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…