Langsung ke konten utama

Sadranan Makan Bersama di Jatilawang

SM/Susanto ANAK-CUCU BERZIARAH : Ratusan anak putu Mbah Selagemiwang, Desa Gunungwetan melaksanakan ziarah menuju Makam Mbah Selagemiwang di Grumbul Kaliduren, Kecamatan Jatilawang, Banyumas. (19)
SM/Susanto
ANAK-CUCU BERZIARAH : Ratusan anak putu Mbah Selagemiwang, Desa Gunungwetan melaksanakan ziarah menuju Makam Mbah Selagemiwang di Grumbul Kaliduren, Kecamatan Jatilawang, Banyumas. (19)

GELARAN slametan memperingati Bulan Sadran jelang Puasa Ramadan masih hingga kemarin masih dilaksanakan oleh masyarakat dan kelompok adat di Kecamatan Jatilawang. Tak hanya di Desa Pekuncen, prosesi ‘perlon unggahan’ juga dilaksanakan di Grumbul Kaliduren, Desa Gunungwetan.
Ratusan warga mengadakan ziarah atau sowan ke makam tokoh yang menjadi kiblat kepercayaan mereka. Prosesi itu diawali sejak Minggu (21/5) sore dengan mengadakan doa bersama yang disebut dengan ‘muji’ yang berlangsung hingga petang di Balai Malang.
Kegiatan unggahan itu dilaksanakan kembali dengan melakukan ‘rikat’ atau bersih-bersih tempat kubur di makam tokoh yang disebut Mbah Selagemiwang.
Jelang waktu asyar tiba, perempuan ‘anak putu’ (pengikut ajaran) Selagumiwang melaksanakan ziarah dengan naik ke pemakaman dengan dimpimpin oleh Juru Kunci Dipawikarta beserta wakilnya Martaji.
Setelah rampung berziarah para anak putu kembali lagi untuk mengadakan sowan dan membantu para tokoh adat setempat. “Setelah rampung ‘nyarik’ dan ‘nyorog’ (menghadap dan membantu juru kunci.
Setelah ini rampung maka diadakan ‘mbabar’ yaitu slametan sekaligus makan bersama,” ujar Tarsudi (70) salah satu anak putu Selagemiwang.
Dipercaya oleh warga setempat, Mbah Selagemiwang merupakan saudara tua dari Mbah Banakeling di Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang. Namun jumlah anak putu atau pengikut terbilang lebih sedikit dari anak putu Banakeling yang menyebar hingga wilayah Cilacap.
“Sudah dari dulu kegiatan unggahan di sini juga dilaksanakan. Sebelumnya saya juga ikut unggahan di Desa Pekuncen bersama dengan anak putu lainnya.
Karena ini sudah menjadi keyakinan kami sejak dulu,” kata Arjo (60) warga setempat. Selain di Gunungwetan, anak putu Banakeling di Desa Pekuncen, Senin (22/5) kemarin juga telah melaksanakan tutup ‘perlon unggahan’.
Tutup Perlon Unggahan dilaksanakan dengan melaksanakan ‘rikat’ atau bersih di lokasi tempat pemakaman dan sejumlah tempat lain untuk ritual Unggahan yang dilaksanakan, Kamis-Jumat (18-19/5).
Sementara itu di Grumbul Kalilirip Desa Pekuncen, warga setempat juga melaksanakan upacara sadranan dengan menggelar selamatan di salah satu sudut desa setempat. Mereka melaksanakan doa bersama, bersih makam, ziarah dan makan bersama untuk menyambut datangnya Ramadan. 
sumber suara merdeka

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…