Langsung ke konten utama

Terapkan Prinsip “ATM” Kegiatan Magang di SKB Purwokerto

Quote suaramerdeka.com :

DENGARKAN PENJELASAN : Sejumlah Kepala SKB dari sejumlah provinsi di luar Jawa mendengarkan penjelasan dari pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Wadas Kelir, Karangklesem, Purwokerto Selatan saat berkunjung ke lokasi tersebut, baru-baru ini.(45)
YUSRIZALtampak begitu antusias mendengarkan paparan dari pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kampung Wadas Kelir Kelurahan Karangklesem Kecamatan Purwokerto Selatan.
Dalam kesempatan itu, dia bersama rombongan yang berjumlah delapan orang dan seluruhnya merupakan Kepala Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di beberapa kota di luar Jawa ini, mendapatkan penjelasan singkat tentang keberadaan taman bacaan tersebut.
Kegiatan kunjungan ke taman bacaan tersebut merupakan bagian dari kegiatan magang atau studi banding ke SKB Purwokerto, di mana keberadaan TBM Wadas Kelir merupakan salah satu binaannya.
Selama di Purwokerto, mereka yang berasal dari delapan lembaga SKB di sejumlah provinsi ini belajar tentang banyak hal, terutama terkait sistem pengelolaan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi.
Menurut Ketua Kelompok Peserta Magang Kepala SKB ini, perkembangan Sanggar Kegiatan Belajar di luar Jawa masih tertinggal bila dibandingkan Jawa.
”Mulai dari alokasi anggaran yang diberikan pemerintah daerah sampai kemampuan sumber daya manusia juga masih rendah, padahal ini yang penting,” terangnya.
Oleh karena itu, lanjut dia, dengan melakukan kunjungan kerja ke Purwokerto, diharapkan akan mendapatkan pengetahuan tentang sistem pengelolaan SKB yang tepat, sehingga bisa diterapkan untuk kemajuan lembaga yang dikelola masing-masing peserta studi banding.
”Selama mengikuti kegiatan ini, kami akan menerapkan prinsip “ATM”, yakni Amati, Tiru dan Modifikasi. Artinya kami akan mengamati sistem pengelolaan yang diterapkan di sini, kemudian kami tiru dan selanjutnya kami modifikasi untuk menghasilkan sistem pengelolaan yang lebih baik lagi,” ungkapnya.
Kepala SKB Purwokerto, Slamet Sularto menjelaskan, mereka yang berkunjung ke Banyumas merupakan pengelola Sanggar Kegiatan Belajar dari sejumlah provinsi, seperti Sumatera Selatan, Jambi, Maluki, Papua, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
”Mereka merupakan pengelola SKB yang dalam program kegiatan Apresiasi Guru TK dan PAUD-Pendidikan Masyarakat, masuk dalam peringkat bawah, sehingga mereka perlu belajar ke lembaga yang masuk dalam peringkat atas,” terangnya.
”Selama di sini mereka kami ajak untuk melihat secara langsung tentang beberapa program lembaga kami, seperti kampung literasi, taman bacaan masyarakat, program kecakapan hidup yang sedang dilaksanakan dan lain sebagainya,” tandas dia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…