Langsung ke konten utama

Belasan PLTMH Tak Berfungsi

Quote suaramerdeka.com :


Belasan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) yang tersebar di sejumlah desa kini mulai tidak berfungsi. Hal itu karena masuknya Perusahaan Listrik Negara (PLN) ke desa-desa atau dusun yang semula belum terjangkau listrik negara.
Kabid Migas Listrik dan Pemanfaatan Energi Dinas ESDM Banyumas, Saptono Purwo Pranggoro mengakui, PLTMH yang msih difungsikan tinggal di beberapa desa. Di antaranya Desa Gunung Lurah, Pesawahan dan Sambirata, Kecamatan Cilongok.
Sementara, di desa lain yang sebelumnya juga memakai tenaga listrik terbaharukan ini, kini sudah berganti dengan listrik dari PLN. Seperti Desa Kalisalak, Kecamatan Kedungbanteng, Desa Sokawera, Kecamatan Cilongok serta beberapa desa di beberapa kecamatan lain. “Kalau dari biaya bulanan yang dikeluarkan warga yang menyalut, lebih murah dibanding saluran ke PLN. Namun, warga cenderung memilih yang lebih praktis,” katanya, kemarin.
Kondisi tersebut, kata dia, karena sekarang jamannya sudah bergeser, hanya PLTHM yang organisasi pengelolanya kuat yang masih bisa bertahan. Sisanya tergerus oleh masuknya PLN ke desadesa. Sebagaimana diketahui, warga desa mulai memakai PLTMH sejak 2003. Lima tahun kemudian yakni sekitar pada 2008 pemakaian PLTMH di desa-desa meningkat. Namun secara perlahan, PLN masuk ke desa-desa yang sebelumnya tidak terjangkau.
Lebih lanjut Saptono mengatakan, PLTMH pertama kali dibangun pada 2003 di Desa Kalisalak, dengan kapasitas 10 KW. Kemudian setelah ada bantuan dari PSDA Bandung, di-uprage kapasitasnya menjadi lebih besar dan menggunakan turbin.
Hanya saja setelah PLN masuk, warga desa mulai meninggalkan PLTMH dan sekarang sudah tidak digunakan lagi. Hal yang sama juga terjadi pada PLTMH di Desa Sokawera, Kecamatan Cilongok yang dibangun pada 2009. Dengan kapasitas 15 KW, PLTMH bisa memenuhi kebutuhan listrik 42 rumah di desa tersebut.
Tetapi pada 2015, PLN masuk ke Desa Sokawera dan sekarang PLTMH hanya dimanfaatkan untuk penerangan jalan saja. Dia mengungkapkan, pengembangan energi terbarukan dengan tenaga air di Banyumas sebenarnya cukup banyak. Jika ini bisa dipelihara dengan baik dan dimanfaatkan secara maksimal, bisa menyumbang ketahanan energi hingga sekitar 30 Mw untuk kebutuhan energi di Banyumas.
Selain PLTMH, di Grumbul Banjarpanepen, Kecamatan Sumpiuh, juga ada Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas 15 Kw. PLTS ini sekarang juga hanya dipergunakan untuk penerangan jalan. Sebab, PLN sudah masuk dan warga beralih menggunakan listrik resmi dari negara. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…