Langsung ke konten utama

2020, PTLP di Cilongok Ditarget Beroperasi

Quote suaramerdeka.com :


 Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) yang berada menyasar lokasi di empat desa di Kecamatan Cilongok ditarget dapat beroperasi tahun 2020 mendatang. Investasi energi terbarukan tersebut nantinya dirancang menghasilkan energi listrik dengan kekuatan 175 megawatt.
Herman Afif Kusumo dari jajaran pimpinan PT Sejahtera Alam Energy, pelaksana proyek geothermal menyatakan hal tersebut pada saat sosialisasi panas bumi di Desa Sambirata Kecamatan Cilongok, Senin (7/11). Herman mengemukakan masyarakat diminta tidak usaha khawatir dengan adanya proyek geothermal yang ada nantinya menyasar lokasi hutan di wilayah Desa Sambirata, Sokawera, Gununglurah dan Karangtengah tersebut.
Herman mengatakan untuk menggerakan mesin penghasil listrik tersebut, nantinya yang keluar adalah uap air bukan gas beracun. Jadi meski lokasinya antara lain berjarak tiga kilometer dari Desa Sambirata, namun investasi energi terbarukan ini terbilang aman. “Jadi ditargetkan bisa menghasilkan 175 Megawatt listrik. Jumlah energi ini lebih besar dibandingkan dengan PLTP yang ada di Dieng yang hanya menghasilkan sekitar 60 Megawatt listrik saja,” katanya.
Adapun total luasan lahan yang menjadi bagian dari proyek PLTP di wilayah Cilongok itu adalah 16, 950 hektar. Selain mesin juga akan dipasang pipa-pipa penyalur uap untuk menggerakan mesin penghasil listrik. Dijelaskan Herman, untuk pengeboran akan dilaksanakan Bulan Juli 2017 mendatang. Sementara untuk operasional PLTP ini ditargetkan dapat beroperasi sekitar tahun 2020 mendatang.
Kepala Bidang Geologi, Dinas Energi Sumber Daya Mineral Kabupaten Banyumas, Sigit Widiadi mengatakan, pembangunan sumur dialihkan ke wilayah Banyumas karena potensi yang besar ada di Banyumas. Secara keseluruhan, menurutnya potensi panas bumi yang ada lebih dari 175 MW, adapun kapasitas sumur yang terpasang dapat mencapai 220 MW.
“Kita harapkan dengan adanya sumur di Banyumas ada kontribusi bagi daerah, apakah itu bentuknya berupa perekrutan tenaga kerja, CSR, atau bentuk kontribusi yang lain,” jelasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…