Entri yang Diunggulkan

Penataan Kota Kecamatan Wangon & Kemungkinan Perluasan Urban

Wangon adalah sebuah kota kecamatan yang lokasinya cukup strategis karena menjadi persilangan jalur utama lalu lintas di jalur selatan...

Kamis, 10 November 2016

2020, PTLP di Cilongok Ditarget Beroperasi

Quote suaramerdeka.com :


 Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) yang berada menyasar lokasi di empat desa di Kecamatan Cilongok ditarget dapat beroperasi tahun 2020 mendatang. Investasi energi terbarukan tersebut nantinya dirancang menghasilkan energi listrik dengan kekuatan 175 megawatt.
Herman Afif Kusumo dari jajaran pimpinan PT Sejahtera Alam Energy, pelaksana proyek geothermal menyatakan hal tersebut pada saat sosialisasi panas bumi di Desa Sambirata Kecamatan Cilongok, Senin (7/11). Herman mengemukakan masyarakat diminta tidak usaha khawatir dengan adanya proyek geothermal yang ada nantinya menyasar lokasi hutan di wilayah Desa Sambirata, Sokawera, Gununglurah dan Karangtengah tersebut.
Herman mengatakan untuk menggerakan mesin penghasil listrik tersebut, nantinya yang keluar adalah uap air bukan gas beracun. Jadi meski lokasinya antara lain berjarak tiga kilometer dari Desa Sambirata, namun investasi energi terbarukan ini terbilang aman. “Jadi ditargetkan bisa menghasilkan 175 Megawatt listrik. Jumlah energi ini lebih besar dibandingkan dengan PLTP yang ada di Dieng yang hanya menghasilkan sekitar 60 Megawatt listrik saja,” katanya.
Adapun total luasan lahan yang menjadi bagian dari proyek PLTP di wilayah Cilongok itu adalah 16, 950 hektar. Selain mesin juga akan dipasang pipa-pipa penyalur uap untuk menggerakan mesin penghasil listrik. Dijelaskan Herman, untuk pengeboran akan dilaksanakan Bulan Juli 2017 mendatang. Sementara untuk operasional PLTP ini ditargetkan dapat beroperasi sekitar tahun 2020 mendatang.
Kepala Bidang Geologi, Dinas Energi Sumber Daya Mineral Kabupaten Banyumas, Sigit Widiadi mengatakan, pembangunan sumur dialihkan ke wilayah Banyumas karena potensi yang besar ada di Banyumas. Secara keseluruhan, menurutnya potensi panas bumi yang ada lebih dari 175 MW, adapun kapasitas sumur yang terpasang dapat mencapai 220 MW.
“Kita harapkan dengan adanya sumur di Banyumas ada kontribusi bagi daerah, apakah itu bentuknya berupa perekrutan tenaga kerja, CSR, atau bentuk kontribusi yang lain,” jelasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar