Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Memb...

Kamis, 03 November 2016

Disiapkan Rekayasa Lalu Lintas Penataan Kebondalem

Quote suaramerdeka.com :
Pemkab Banyumas akan menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar komplek Kebondalem Purwokerto. Hal itu menyusul rencana penataan pedagang kaki lima (PKL) yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini. Kabid lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dunhubkominfo), Achmad Riyanto mengatakan, rekayasa akan dilakukan untuk melancarkan arus lalu lintas di kompleks tersebut.
“Kami membantu pengaturan lalu lintasnya, agar lalu lintasnya lancar, karena jalannya sempit. Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Dinperindagkop) dan Polres Banyumas,” katanya, kemarin. Seperti diberitakan, tempat pemberhentian angkutan pedesaan (angkudes) dan angkutan kota (angkot) yang terletak di Jalan Jenderal Suprapto Purwokerto, diusulkan dipindah ke sekitar Pasar Sari Mulyo Kebondalem.
Kabid Pasar dan PKL Dinperindagkop, Amrin Ma’ruf, mengemukakan usulan itu sebagai salah satu upaya untuk menghidupkan Pasar Sari Mulyo yang akan dijadikan sebagai selter PKL. Menurut rencana seluruh PKL yang tergabung dalam Paguyuban Wira Niaga akan ditempatkan di Pasar Sari Mulyo. Sementara PKL yang tidak tergabung dalam paguyuban akan ditempatkan di depan pasar dan lahan kosong di Jalan Moch Safe’i.
Masalah Angkot
Terkait dengan teknis rekayasa lalu lintas, lanjut Achmad Riyanto, belum dapat memastikannya. Pihaknya akan menggodok rencana itu bersama dinas terkait. Termasuk mengenai keberadaan terminal angkot di belakang Matahari.
“Dalam pertemuan sebelumnya belum disinggung masalah angkot. Nanti akan kami bahas lebih lanjut bagaimana penempatan angkotanya, karena settingnya (pentaan PKL) yang tahu dari Dinperindagkop, kami hanya membantu rekayasa lalu intasnya saja,” jelas dia. Pihaknya juga akan menyiapkan rambu-rambu lalu lintas.
Rambu-rambu akan dipasang di sekitar Pasar Sari Mulyo dan Jalan Moch Safe’i yang sebagian ruas jalannya akan digunakan untuk menampung PKL yang tidak tergabung dalam paguyuban. 
berita sebelumnya..

Pemberhentian Angkudes dan Angkot Diusulkan Dipindah


Tempat pemberhentian angkutan pedesaan (angkudes) dan angkutan kota (angkot) yang terletak di Jalan Jenderal Suprapto Purwokerto, diusulkan dipindah ke sekitar Pasar Sari Mulyo Kebondalem.
Kabid Pasar dan PKL Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Dinperindagkop) Banyumas, Amrin Ma’ruf, mengemukakan usulan itu sebagai salah satu upaya untuk menghidupkan Pasar Sari Mulyo yang akan dijadikan sebagai selter Pedagang Kaki Lima (PKL).
“Dalam forum lalu lintas kami mengusulkan agar angkudes dan angkot yang berada di Jalan Jenderal Suprapto di masukkan ke dalam (komplek Kebondalem), di depan Pasar Sari Mulyo, karena sebanarnya (angkudes dan angkota di Jalan Jenderal Suprapto) mengganggu lalu lintas,” katanya, Rabu (2/11).
Menurutnya penataan komplek Kebondalem tidak hanya dilakukan pihaknya saja, namun seluruh dinas terkait. Selain PKL, di komplek Kebondalem juga terdapat terminal angkot, tepatnya di belakang supermarket Matahari.
Seperti diketahui, seluruh PKL yang tergabung dalam Paguyuban Wira Niaga akan ditempatkan di Pasar Sari Mulyo. Sementara PKL yang tidak tergabung dalam paguyuban akan ditempatkan di depan pasar dan lahan kosong di Jalan Moch Safe’i.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar