Langsung ke konten utama

Pemkab Banyumas Gelar Pawai Batik

Quote Radarbanyumas.co.id :

Dilanjut Membatik Bersama 


Setelah sempat tertunda beberapa kali, Pemkab Banyumas akhirnya menggelar karnaval Batik Banyumasan. Rencananya, Selasa (8/11) pagi ini, karnaval batik Banyumasan akan diigelar diikuti berbagai elemen. Antara lain jajaran TNI/POLRi, SKPD, perguruan tinggi negeri dan swasta, Camat se-Kabupaten Banyumas, pelajar SMP/ SMA/SMK, organisasi wanita dan Pengusaha batik. Asekbang dan Kesra Setda Kabupaten Banyumas, Ir Didi Rudwianto SH MSi mengatakan karnaval Batik Banyumasan tersebut diagendakan pemkab memperingati Hari Batik Nasional tingkat Kabupaten Banyumas. Sebelumnya, rangkaian kegiatan sudah dimulai dengan kegiatan lomba busana muslim pesta Batik Banyumas pada pertengahan Oktober lalu. “Kegiatan karnaval besok (hari ini, red), bisa dikatakan sebagai gong dari peringatan hari Batik yang jatuh setiap tanggal 2 Oktober,” jelasnya kemarin. Didi menambahkan, selain untuk memeriahkan, kegiatan tersebut juga dimaksudkan untuk melestarikan dan memasyarakatkan batik Banyumasan. Dia berharap melalui momentum Hari Batik Nasional dan dilaksanakannya berbagai kegiatan oleh pemkab, akan lebih memasyarakatkan batik Banyumasan sekaligus sebagai ajang promosi. “Ini bisa juga dijadikan sebagai ajang promosi bagi para pengusaha atau pelaku UMKM batik di Kabupaten Banyumas,” ujarnya. Untuk rute karnaval, lanjut Didi, nantinya akan dipusatkan di Alun-alun Purwokerto dengan menggunakan rute pendek yaitu dari Aliun-alun, menyusuri Jalan Jenderal Soedirman dilanjutkan, Jalan Merdeka, Jalan Gatot Soebroto, Jalan Masjid dan finish di Alun-alun Purwokerto. Setelah pawai, peserta nantinya akan mengikuti kegiatan membatik bersama di kompleks Pendopo Si Panji. Rencananya, Forkopinda, termasuk Bupati dan Wakil Bupati, akan membatik di kain sepanjang 100 meter, bersama dengan seluruh perwakilan peserta karnaval. “Dengan membatik secara bersama-sama, kita juga ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa membatik sebenarnya tidak sulit. Sehingga masyarakat bisa ikut mencoba membatik di atas kain yang sudah disediakan,” tegasnya.


 sempat tertunda beberapa kali



Pemkab Banyumas menunda pelaksanaan karnaval batik yang rencananya digelar Selasa (18/10) kemarin. Hal itu dikarenakan belum matangnya konsep karnaval, sekaligus mencari momen yang tepat. Penundaan ini yang kedua kali dilakukan. Sebelumnya, karnaval batik rencananya digelar 12 Oktober lalu. Kabag Kesra, Fatikhul Iksan mengatakan ada kendala teknis yang membuat gelaran karnaval tersebut terpaksa ditunda. Salah satunya yaitu berkaitan dengan tema karnaval batik. “Besok (hari ini, red) rencananya akan dibahas lagi. Nanti kita akan melibatkan akademisi dari Fakultas Ilmu Budaya Unsoed juga,” katanya. Dia menjelaskan, konsep awal karnaval batik tersebut nantinya bertujuan untuk memperkenalkan batik Banyumas ke masyarakat secara umum dengan melibatkan sekolah-sekolah dan perajin batik yang ada di Banyumas. Meski demikian, sejauh ini teknis pelaksanaannya, khususnya tema, masih belum fix, sehingga masih perlu pembahasan lagi. Kendala lain, lanjut dia, Pemkab Banyumas juga masih mencari momen yang tepat untuk pelaksanaan karnaval batik tersebut. Rencananya, nantinya juga akan dilakukan pengenalan dekranasda Banyumas. “Kita masih mencari momen yang pas. Bukan dibatalkan, tapi sementara ditunda. Karena sebelumnya sudah terlanjur dishare, maka kebanyakan tahunya batal,” jelasnya. Sebelumnya diketahui, karnaval Batik Banyumas tersebut memang sengaja diagendakan oleh pemkab dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional tingkat Kabupaten Banyumas. Asekbang dan Kesra Setda Kabupaten Banyumas, Ir Didi Rudwianto SH MSi mengatakan selain untuk memeriahkan, kegiatan tersebut juga dimaksudkan untuk melestarikan dan memasyarakatkan batik Banyumasan. Rencananya, karnaval Batik bakal diikuti oleh jajaran TNI/POLRi, SKPD, Rektor perguruan tinggi negeri dan swasta, Camat se-Kabupaten Banyumas, pelajar SMP/ SMA/SMK, organisasi wanita dan Pengusaha batik. Sementara itu, memperingati Hari Batik Nasional kemarin digelar lomba busana muslim batik yang diikuti ibu-ibu SKPD di Banyumas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…