Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Memb...

Kamis, 10 November 2016

Pemkab Banyumas Gelar Pawai Batik

Quote Radarbanyumas.co.id :

Dilanjut Membatik Bersama 


Setelah sempat tertunda beberapa kali, Pemkab Banyumas akhirnya menggelar karnaval Batik Banyumasan. Rencananya, Selasa (8/11) pagi ini, karnaval batik Banyumasan akan diigelar diikuti berbagai elemen. Antara lain jajaran TNI/POLRi, SKPD, perguruan tinggi negeri dan swasta, Camat se-Kabupaten Banyumas, pelajar SMP/ SMA/SMK, organisasi wanita dan Pengusaha batik. Asekbang dan Kesra Setda Kabupaten Banyumas, Ir Didi Rudwianto SH MSi mengatakan karnaval Batik Banyumasan tersebut diagendakan pemkab memperingati Hari Batik Nasional tingkat Kabupaten Banyumas. Sebelumnya, rangkaian kegiatan sudah dimulai dengan kegiatan lomba busana muslim pesta Batik Banyumas pada pertengahan Oktober lalu. “Kegiatan karnaval besok (hari ini, red), bisa dikatakan sebagai gong dari peringatan hari Batik yang jatuh setiap tanggal 2 Oktober,” jelasnya kemarin. Didi menambahkan, selain untuk memeriahkan, kegiatan tersebut juga dimaksudkan untuk melestarikan dan memasyarakatkan batik Banyumasan. Dia berharap melalui momentum Hari Batik Nasional dan dilaksanakannya berbagai kegiatan oleh pemkab, akan lebih memasyarakatkan batik Banyumasan sekaligus sebagai ajang promosi. “Ini bisa juga dijadikan sebagai ajang promosi bagi para pengusaha atau pelaku UMKM batik di Kabupaten Banyumas,” ujarnya. Untuk rute karnaval, lanjut Didi, nantinya akan dipusatkan di Alun-alun Purwokerto dengan menggunakan rute pendek yaitu dari Aliun-alun, menyusuri Jalan Jenderal Soedirman dilanjutkan, Jalan Merdeka, Jalan Gatot Soebroto, Jalan Masjid dan finish di Alun-alun Purwokerto. Setelah pawai, peserta nantinya akan mengikuti kegiatan membatik bersama di kompleks Pendopo Si Panji. Rencananya, Forkopinda, termasuk Bupati dan Wakil Bupati, akan membatik di kain sepanjang 100 meter, bersama dengan seluruh perwakilan peserta karnaval. “Dengan membatik secara bersama-sama, kita juga ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa membatik sebenarnya tidak sulit. Sehingga masyarakat bisa ikut mencoba membatik di atas kain yang sudah disediakan,” tegasnya.


 sempat tertunda beberapa kali



Pemkab Banyumas menunda pelaksanaan karnaval batik yang rencananya digelar Selasa (18/10) kemarin. Hal itu dikarenakan belum matangnya konsep karnaval, sekaligus mencari momen yang tepat. Penundaan ini yang kedua kali dilakukan. Sebelumnya, karnaval batik rencananya digelar 12 Oktober lalu. Kabag Kesra, Fatikhul Iksan mengatakan ada kendala teknis yang membuat gelaran karnaval tersebut terpaksa ditunda. Salah satunya yaitu berkaitan dengan tema karnaval batik. “Besok (hari ini, red) rencananya akan dibahas lagi. Nanti kita akan melibatkan akademisi dari Fakultas Ilmu Budaya Unsoed juga,” katanya. Dia menjelaskan, konsep awal karnaval batik tersebut nantinya bertujuan untuk memperkenalkan batik Banyumas ke masyarakat secara umum dengan melibatkan sekolah-sekolah dan perajin batik yang ada di Banyumas. Meski demikian, sejauh ini teknis pelaksanaannya, khususnya tema, masih belum fix, sehingga masih perlu pembahasan lagi. Kendala lain, lanjut dia, Pemkab Banyumas juga masih mencari momen yang tepat untuk pelaksanaan karnaval batik tersebut. Rencananya, nantinya juga akan dilakukan pengenalan dekranasda Banyumas. “Kita masih mencari momen yang pas. Bukan dibatalkan, tapi sementara ditunda. Karena sebelumnya sudah terlanjur dishare, maka kebanyakan tahunya batal,” jelasnya. Sebelumnya diketahui, karnaval Batik Banyumas tersebut memang sengaja diagendakan oleh pemkab dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional tingkat Kabupaten Banyumas. Asekbang dan Kesra Setda Kabupaten Banyumas, Ir Didi Rudwianto SH MSi mengatakan selain untuk memeriahkan, kegiatan tersebut juga dimaksudkan untuk melestarikan dan memasyarakatkan batik Banyumasan. Rencananya, karnaval Batik bakal diikuti oleh jajaran TNI/POLRi, SKPD, Rektor perguruan tinggi negeri dan swasta, Camat se-Kabupaten Banyumas, pelajar SMP/ SMA/SMK, organisasi wanita dan Pengusaha batik. Sementara itu, memperingati Hari Batik Nasional kemarin digelar lomba busana muslim batik yang diikuti ibu-ibu SKPD di Banyumas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar