Langsung ke konten utama

Subterminal Banyumas Akan Ditata Ulang


Terkait Pembangunan Pasar

Quotesuaramerdeka.com :
Pemkab Banyumas akan menata ulang kompleks Sub Terminal Bus Banyumas yang berada di Desa Kejawar. Menurut rencana penataan akan dilaksanakan bersama dengan pembangunan Pasar Banyumas.

Camat Banyumas, Achmad Suryanto, mengusulkan ke Dinas perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Dinperindagkop) Banyumas agar pasar lama dipindah ke lokasi di sekitar sub terminal. Tanah milik kas desa tersebut memiliki luas lahan antara dua sampai tiga hektare.

“Kami telah mengusulkan ke Dinperdindagkop, pada prinsipnya mereka setuju di dekat terminal. Kalau dengan lahan yang sekarang digunakan untuk sub terminal luasnya sekitar tiga hektare, nanti penataan sekalian dengan terminalnya,” katanya, kemarin. Dia mengatakan saat ini sedang berupaya mencari lahan pengganti tanah kas desa tersebut.

Menurutnya penyediaan lahan pengganti memerlukan waktu lama, karena tidak mudah mencari lahan yang layak untuk pengganti. “Ya nanti (pembangunan) pasar butuhnya berapa hektare, misal dua hektare, nanti yang satu hektare untuk terminal, konsep penataannya akan dilakukan bersamaan. Tahapan sekarang kami dengan desa sedang mencari lahan penggantinya terlebih dahulu,” jelas dia.

Dipindah

Seperti diketahui, Pasar Banyumas dinilai mendesak untuk dipindah ke lokasi lain yang lebih representatif. Pasalnya kondisi pasar saat ini dinilai sudah tidak layak untuk aktivitas jual beli. Kondisi itu diperparah dengan kendaraan umum yang berhenti sembarangan untuk menaikkan dan menurunkan penumpang.

Kondisi jalan yang relatif sempit memaksa kendaraan lain menurunkan laju kendaraannya, sehingga menimbulkan antrean panjang. Pembangunan pasar baru, lanjut dia, awalnya direncanakan di Desa Danaraja yang dianggap strategis. Namun rencana itu urung dilakukan, karena tidak tersedia lahan yang memadai. Sehingga Pemkab mencari alternatif lokasi lain.

“Rencana yang di Danaraja tidak jadi, karena pemilik lahan tidak bersedia melepas tanahnya. Sehingga kami mencari lokasi lain. Mudah-midahan rencana pembangunan pasar dapat segera terealisasi dalam waktu yang tidak terlalu lama,” ujar dia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…