Langsung ke konten utama

Khasiat Tanaman Azolla Hemat Biaya Pakan Ternak

Quote suaramerdeka.com :







SM/dok TANAMAN AZOLLA : Narpun menjelaskan manfaat tanaman Azolla kepada Kapenrem 071/Wijaya Kusuma Mayor CBA(K) Roro Sri Harjani, belum lama ini.(45)
SM/dok
TANAMAN AZOLLA : Narpun menjelaskan manfaat tanaman Azolla kepada Kapenrem 071/Wijaya Kusuma Mayor CBA(K) Roro Sri Harjani, belum lama ini.(45)














Hemat Biaya Pakan Ternak Rp 1 Juta Setiap Bulan
BERBICARA tentang tanaman azolla, mungkin banyak yang belum tahu jenis tanaman satu ini. Meskipun kurang begitu populer, namun manfaat dari tanaman air ini banyak, khususnya bagi petani maupun peternak.
Menurut Tim LPPM Fakultas Pertanian Unsoed Supartoto, azolla yang memiliki nama latin azolla microphylla merupakan tanaman air produsen bahan organik, yang memiliki pertumbuhan cepat. Menurutnya, dalam waktu 24 hari bobotnya bahkan bisa menjadi 20 kali lipat tergantung kesuburan air. Sebagai sumber pakan organik, azolla memiliki kandungan protein, lemak, karbohidrat, gula terlarut dan serat kasar sehingga disukai oleh ikan dan ternak.
Lebih lanjut dia mengatakan, selain sebagai sumber pakan organik, kolam yang ditanami azolla juga memiliki kandungan oksigen yang tinggi, sekitar delapan ppm. Pada kolam yang tidak memiliki azolla kandungan oksigen biasanya hanya sekitar tiga sampai lima part per million (ppm).
Kondisi itu, dapat ikut menunjang pertumbuhan ikan. Siapa sangka tanaman air itu, akan bisa ikut mengubah nasib orang. Sebab ternyata tanaman ini, dapat menunjang pelaksanaan sistem pertanian terpadu.
Dengan sistem tersebut petani tidak hanya mendapat keuntungan dari satu komoditi saja, melainkan dapat mendapat keuntungan dari beberapa komoditi, yang tentu bisa meningkatkan kesejahteraan petani. Bahkan, kata dia, azolla dapat dijual kondisi basah mencapai Rp 20 ribu/kg.
Manfaat itu diakui salah satu petani asal Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Sumbang, Narpun, yang mengaku semenjak budi daya tanaman azolla, merasakan betul manfaatnya. Sekitar 2010 pendapatan para petani, khususnya petani penggarap di daerahnya kurang. Setelah beberapa hari bekerja baru mendapat upah dari hasil panen.
Itupun, bisa dikata merugi bila dihitung dengan biaya produksi. Namun demikian, kondisi itu berangsur berubah setelah mempraktikkan teknik budi daya unggas bersama dengan tanaman azolla. Dia mengaku pertama kali mengenal tanaman azolla sekitar lima tahun lalu.
Dia mengatakan, manfaat tanaman ini cukup besar, terutama bagi pakan unggas dan itik. Bahkan, azolla dapat diolah menjadi pupuk organik. Salah satu manfaat yang didapatkan dari tanaman azolla, adalah ternak peliharaannya relatif sehat dan tidak pernah terserang penyakit, kendati tidak diberi vaksin, maupun obat kimiawi.
Selain ternak peliharaannya tahan terhadap penyakit, azolla juga dapat menambah dan meningkatkan bobot ternak. Dari pengalamannya, ternak berupa mentok dalam kurun waktu 60 hari memiliki bobot daging tanpa bulu mencapai 2,6 kg, hanya menggunakan pakan dedak atau azolla. Menurut Narpun saat ini memelihara 100 ekor itik dengan kebutuhan pakan seharinya 1,2 ons/ekor.
Jadi sehari dengan 100 ekor itik butuh 12 kg pakan. Setelah mengenal azolla, 50% pakan ternak dan ikan dipenuhi dengan tanaman ini. Dan jika dihitung harga pakan sekarang setiap 1 kg berkisar Rp 6 ribu. Narpun pun dapat menghemat biaya pakan sekitar Rp 1 juta dalam sebulan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…